Breaking News:

Pihak Lion Air Terdiam Saat Yani Ungkap Sejumlah Kelalaian Manajemen

Keluarga korban musibah jatuhnya pesawat Lion Air, PKL-QP kembali melakukan pertemuan dengan pihak manajemen Lion Air dan KNKT

Penulis: Hendra | Editor: Evan Saputra
Grafis Tribunnews/Ananda Bayu
Berikut daftar nama 125 jenazah korban Lion Air JT 610 yang berhasil diidentifikasi hingga Jumat(23/11/2018). 

Pihak Lion Air Terdiam Saat Yani Ungkap Sejumlah Kelalaian Manajemen

POSBELITUNG.CO, BANGKA -- Keluarga korban musibah jatuhnya pesawat Lion Air, PKL-QP kembali melakukan pertemuan dengan pihak manajemen Lion Air dan KNKT di DPRD Propinsi Bangka Belitung, Rabu (12/12/2018).

Yani, istri dari almarhum Ahmad Mugni anggota DPRD Babel mengungkapkan sejumlah kesalahan dari pihak Lion Air.

Demi mencari keadilan untuk suaminya, dia bahkan rela mendatangi langsung KNKT untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat Lion Air PKL-QP.

"Saya selama 3 jam mendengar dan melihat persentasi dari Pak Oni dari KNKT. Saya sengaja datang kesana dan ingin mengetahui apa sebenarnya yang terjadi. Penyebab jatuhnya pesawat Lion Air yang ditumpangi suami saya," ungkap Yani.

Dari hasil persentasi KNKT yang disampaikan kepadanya, bahwa pesawat tersebut dari Bali ke Soekarno Hatta sudah bermasalah.

Pesawat dari hasil penyelidikan KNKT berdasarkan FDR (Flight Data Recorder) dinyatakan unairworthy (tidak laik terbang--red).

"Kalau sudah unairworthy, pilot juga tidak boleh menerbangkan pesawatnya. Seharusnya pesawat ini tidak dipaksakan terbang lagi. Ini jelas-jelas kelalaian dari pihak Lion," kata Yani.

Kondisi pesawat PKL-QP yang dinyatakan unairworthy, tetapi dipaksakan terbang oleh pihak Lion.

Akibatnya, 2 menit setelah pesawat lepas landas timbul permasalahan. Dan kemudian jatuh dan menyebabkan penumpang dan seluruh awak pesawat meninggal dunia. (Bangka Pos / Hendra)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved