Breaking News:

Kapolres Basel: Kami Berempati Tawarkan Transportasi Bukan Intimidasi

Tawaran jajaran Polres Bangka Selatan ditolak massa pedemo. Menurut Aris, ada beberapa alasan massa pendemo menolak tawaran moda transport

bangkapos/riki
Ratusan masyarakat dan nelayan berasal dari Tanjung Ketapang, Batuperahu, Batu Kodok, Kubu, Tanjung Sangkar, Gusung dan Limus, yang ingin mendatangi kantor Polda Babel, DPRD dan kantor Gubernur Babel, dengan berjalan kaki dari Toboali ke Pangkalpinang pada Selasa (18/12/2018) sore, telah tiba di Kecamatan Koba, Bangka Tengah. 

POSBELITUNG.CO -- Kapolres Bangka Selatan AKBP Aris Sulistyono SH,MH, mengaku sempat berempati dan menawarkan moda transportasi kepada masyarakat dan nelayan yang berencana menggelar aksi unjuk rasa ke Polda, DPRD dan kantor Gubernur provinsi Bangka Belitung, Selasa (18/12/2018).

Namun tawaran jajaran Polres Bangka Selatan, tersebut di tolak massa pendemo. Menurut Aris, ada beberapa alasan massa pendemo menolak tawaran moda transportasi pihaknya.

Salah satunya, kelengkapan kendaraan yang dinilai tidak mempuni, sehingga rentan terjadinya penindakan oleh anggota kepolisian. Ketidaklengkapan kendaraan tersebut membuat para pendemo memilih berjalan kaki.

" Justru yang ada kita menawarkan moda transportasi tapi ditolak, mereka ketakutan sendiri dengan ketidaklengkapan surat-surat kendaraan bermotor, dengan ketidaklengkapan motornya, karena Polri akan tetap menerapkan SOP saat melakukan pengamanan," ujar Aris kepada bangkapos.com, Selasa (18/12/2018). (Bangkapos/Anthoni Ramli)

 

Penulis: Anthoni Ramli
Editor: Khamelia
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved