Lipsus SInyal Ngadat Ancam UNBK
Makna Simulasi bagi Siswa yang Ikut UNBK
Simulasi menjadi ajang untuk membiasakan siswa memahami menggunakan perangkat pendukung UNBK.
Kegiatan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) memang dibutuhkan siswa sebelumnya mengikuti ujian yang sesungguhnya.
POSBELITUNG.CO - Kegiatan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) memang dibutuhkan siswa sebelumnya mengikuti ujian yang sesungguhnya. Simulasi menjadi ajang untuk membiasakan siswa memahami menggunakan perangkat pendukung UNBK.
Anggrelia Sukma, siswi kelas 9A SMPN 2 Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mengatakan, simulasi sangat penting bagi siswa. Kegiatan ini bisa membuat siswa lebih memahami cara pelaksanaan UNBK yang sebenarnya nanti.
"Di sini belajar komputer. Yang gak pandai jadi pandai bagaimana menghadapi UNBK, bagaimana cara-cara ngisi soalnya," ujar Anggrelia, Sabtu (15/12/2018).
Anggrelia sendiri mengaku lebih praktis ujian menggunakan UNBK. Soal kendala, ia menyebutkan hanya pada jaringan internet karena harus menunggu.
Yusro, siswa kelas 9C SMPN 2 Kelapa Kampit juga menyampaikan hal senada. Ia mengaku kekhawatiran lain soal persiapan listrik saat UNBK. Namun jika ada hal yang menjadi kendala, Yusro berharap rekan-rekannya nanti bisa tenang.
"Mungkin dibawa santai saja tetap tenang. Kami kan sebelumnya pastinya sudah belajar sebelum ujian, kalau dibawa gugup nanti lupa yang dipelajari," ujar Yusro.
Pelaksanaan UNBK dan UNKP pada tahun ajaran 2018/2018 bagi SMP/MTs di Beltim diperkirakan pada Maret 2019. Jumlah sekolah tercatat 25 SMP/MTs, namun baru empat yang akan melaksanakan UNBK mandiri.
SMP lainnya menumpang ke SMA/SMK terdekat untuk melaksanakan UNBK. Sedangkan3 SMP di Beltim dipastikan masih akan melakukan UNKP. (*)
Berita ini sudah tayang di Pos Belitung edisi cetak Kamis (20/12/2018).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/unbk2.jpg)