Breaking News:

Lipsus Sinyal Ngadat Ancam UNBK

Simulasi UNBK Gagal Terganjal Sinyal, Siswa dan Proktor di SMP Ini Pun Galau

SMP/MTs sederajat di Pulau Belitung bakal melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019.

Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari
Siswa SMP Negeri 2 Badau mengalami kendala karena komputer tidak terhubung internet saat simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019, Jumat (14/12/2018). 

Tahapan sinkronisasi dan simulasi UNBK sudah mulai dilakukan. Namun masih ada sekolah yang gagal melaksanakan simulasi akibat terkendala sinyal.

POSBELITUNG.CO - SMP/MTs sederajat di Pulau Belitung bakal melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019. Tahapan sinkronisasi dan simulasi sudah mulai dilakukan. Namun masih ada sekolah yang gagal melaksanakan simulasi akibat terkendala sinyal.

Agus Dian Permana, siswa SMP Negeri 2 Badau di Kecamatan Badau misalnya. Ia harus rela menelan rasa penasaran akibat tak bisa melaksanakan simulasi UNBK. Tak hanya Agus, 108 siswa kelas IX lainnya di sekolah tersebut melewati kesempatan simulasi akibat komputer yang gagal terhubung internet.

"Penasaran lah, ingin lihat seperti apa UNBK itu," ujar Agus, Jumat (14/12/2018).

Ia berharap simulasi periode berikutnya dapat berjalan baik. Begitu pula saat pelaksanaan UNBK 2019, April mendatang. Tak ada kendala selama pelaksanaan diharapkannya sehingga bisa konsentrasi mengerjakan ujian hingga mendapatkan hasil terbaik.

Proktor atau penanggung jawab server SMP Negeri 2 Badau, Masri Fajar dan teknisi Chairy Budiman pun bingung terkait masalah tersebut. Berbagai upaya pun sudah dilakukan agar komputer utama dapat menyalurkan sinyal ke 36 komputer lainnya yang digunakan para siswa untuk simulasi.

Mulai dari Senin (10/12/2018) lalu, mereka mencoba berbagai cara agar komputer dapat terhubung. Padahal akses internet melalui smartphone lancar. Modem pun sudah tersambung ke penangkap sinyal dengan ketinggian sekitar 8 meter.

"Sebelumnya penangkap sinyal ini lebih tinggi, namun disambar petir karena paling tinggi daripada sekitarnya, jadi diturunkan sedikit," kata Masri.

Meski begitu, hingga hari terakhir simulasi UNBK periode pertama pada Jumat (14/12) lalu, tak ada solusi yang didapatnya. Alhasil para siswa tak bisa melaksanakan simulasi.

Sebelumnya, SMP yang berada di Dusun Petikan, Desa Sungai Samak, Kecamatan Badau ini sudah melaksanakan UNBK pertama kali pada 2018. Menurut Masri, saat itu semuanya lancar. Sehingga ia pun bingung kenapa simulasi di tahun yang sama justru tak bisa dilakukan.

Halaman
123
Editor: Jaryanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved