Breaking News:

Video

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sudah Sampai Banten

Status Gunung Anak Krakatau (GAK) naik jadi siaga. Artinya, tidak boleh ada yang mendekat dalam radius 5 kilometer

"Belum (peringatan dini)," kata Taufan.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyebut, abu vulkanik bukanlah abu biasa.

Partikel abu vulkanik disebutnya seperti pecahan gelas yang bisa membahayakan mesin pesawat.

Mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan maka pesawat yang ditumpangi untuk memantau GAK terpaksa putar balik menuju Bandara Halim Perdanakusuma.

"Yang pertama hari Senin tanggal 24 itu kena abu vulkanik, ada kaca yang tertempel abu vulkanik kaya gelas pecah, kaya pecahan gelas. Itu bisa membahayakan mesin pesawat sehingga harus balik dan saat itu awan tebal," kata Dwikorita.

Meski ada hujan abu vulkanik, operasional bandara dan penerbangan sejumlah maskapai di Bandara Soekarno-Hatta, Banten masih berjalan normal hingga Rabu, 26 Desember 2018 malam.

"Ya (normal). Hingga saat ini belum ada operasional penerbangan yang dilaporkan petugas Airnav kepada kami akan adanya gangguan," kata Humas PT Angkasa Pura II cabang Bandara Soetta, Denny Irawan.

Denny melanjutkan, pihaknya belum menerima laporan dari Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (AirNav Indonesia) terkait adanya gangguan penerbangan di wilayah tersebut.

"Hingga saat ini belum ada laporan gangguan pada traffic flight. Kami terus pantau dan update informasi lainnya," pungkasnya.

Level Siaga

Halaman
1234
Editor: Evan Saputra
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved