Dinkes Kota Benarkan Ada Hasil Pemeriksaan Makanan Berformalin di Pangkalpinang

Di dalam laporan tersebut, ada 25 sampel makanan dari sejumlah tempat usaha di Pasirpadi dan Alun-alun Taman Merdeka (ATM) Pangkalpinang

Penulis: Dedi Qurniawan | Editor: Khamelia
KAHFI DIRGA CAHYA/KOMPAS.COM
Tahu berformalin dari Pabrik NJM di Bekasi, Jawa Barat. 

POSBELITUNG.CO-- Surat ber-kop Kementerian Kesehatan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Kelas I Palembang beredar di masyarakat Pangkalpinang melalui grup-grup Whats App. Isinya adalah laporan hasil pemeriksaan sampel makanan dan air kegiatan pemeriksaan kesehatan pada situasi khusus dan bencana berpotensi KLB/wabah dan SKD di Kota Pangkalpinang pada 10-13 Desember 2018.

Di dalam laporan tersebut, ada 25 sampel makanan dari sejumlah tempat usaha di Pasirpadi dan Alun-alun Taman Merdeka (ATM) Pangkalpinang. Lima di antaranya kemudian dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat karena positif mengandung formalin.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Kelurga Berencana ( Dinkes PPKB) Pangkalpinang Suprihatin mengonfirmasi kebenaran dokumen hasil pemeriksaan yang beredar tersebut. 

"Jadi ini terkait program penanganan pencegahan potensi wabah pada situasi khusus. Misalnya dalam menghadapi natal, tahun baru. Ini dianggap situasi khusus oleh mereka," kata Suprihatin dikonfirmasi Bangka Pos, Kamis (27/12/2018).

Dia bilang, Bangka Belitung memang termasuk wilayah kerja Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Kelas I Palembang. Saat turun beberapa waktu lalu, wilayah yang diambil sampel sebenarnya bukan hanya Pangkalpinang, melainkan juga wilayah lain di Babel seperti di Bangka Tengah dan wilayah lainnya.

"Kami ikut mendampingi khususnya saat turun memeriksa yang di ATM. Mereka minta ada pendampingan, kami dampingi lewat surat tugas," katanya.

Suprihatin mengatakan, pemeriksaan tersebut hanya dilalukan berdasarkan sampel di dua kawasan di Pangkalpinang. Pihaknya akan melakukan pembinaan dan penelusuran terhadap bahan-bahan makanan yang diindikasikan mengandung formalin di dua kawasan tersebut. (BANGKAPOS.COM / Dedy Qurniawan)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved