Waspada Inilah Beberapa Makanan Yang Kerap Mengandung Formalin

Mengkonsumsi makanan yang mengandung formalin secara terus menerus dapat menyebabkan berbagai macam kanker.

Editor: Evan Saputra
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Kasi Pemeriksaan dan Penindakan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Pangkalpinang, Mohammad Bagir 

Waspada Inilah Beberapa Makanan Yang Kerap Mengandung Formalin

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Mengkonsumsi makanan yang mengandung formalin secara terus menerus dapat menyebabkan berbagai macam kanker.

Kandungan formalin kimiawi didalam tubuh, umumnya memberikan efek jangka panjang yang lebih besar seperti kanker hati, gangguan ginjal, gangguan saraf.

Kasi Pemeriksaan dan Penindakan Balai Pengawasan Obat dan Makanan ( BPOM), Pangkalpinang, Mohammad Bagir, mengatakan ada beberapa makanan yang berpotensi menggunakan formalin yakni, mie, tahu, ikan, dan bakso.

"Dari beberapa uji yang kita lakukan, kita mencurigai beberapa makanan itu yang berpotensi mengandung formalin," katanya, Kamis (27/12/2018).

Sedangkan untuk jangka pendek, menimbulkan iritasi, gangguan saluran pencernaan seperti diare, mual. Umumnya, efek langsung usai mengkonsumsi formalin ini jarang langsung terjadi.

"Sedikit saja masuk kandungan formalin kimiawi ke dalam tubuh itu sudah menjadi pemicu kanker, untuk formalin tidak ada ambang batas minimum karena karsinogen sangat berbahaya untuk tubuh," kata Bagir.

Ia menyebutkan, ada formalin yang sifatnya alamiah dan tidak berbahaya untuk tubuh yang terkandung dalam buah-buahan tertentu seperti anggur, ikan asap dan beberapa makanan lainnya.

"Konsumsi formalin ini efek jangka panjangnya yang berbahaya. Sedikit saja itu memicu kanker. Tapi ada memang formalin alamiah seperti dijamur, buah anggur, dan beberapa tumbuhan lainnya," jelasnya.

Menurutnya, secara kasat mata memang tidak bisa dibedakan makanan tersebut mengandung formalin atau tidak. Namun, bisa dicirikan dengan waktu tahan makanan lebih dari pada umumnya.

"Ciri-ciri yang mengandung formalin misalnya tahu, dia lebih tahan lama. Kalau normal satu hari yang mengandung formalin lebih dari 3 hari, tidak mudah hancur teksturnya," katanya.

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved