Setelah 17 Tahun Tanah Kantor Wali Kota Akhirnya Bersertifikat, Molen: Alhamdulillah

Molen enggan menjelaskan apa kendalanya sehingga selama 17 tahun aset tersebut tak kunjung bersertifikat.

Setelah 17 Tahun Tanah Kantor Wali Kota Akhirnya Bersertifikat, Molen: Alhamdulillah
(BANGKA POS / DEDY QURNIAWAN)
Simbolis- Penyerahan 296 sertifikat aset Pemkot Pangkalpinang dari Kantor Pertanahan Pangkalpinang kepada Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) di halaman Kantor Camat Gerunggang, Jumat (28/12/2018). 

POSBELITUNG.CO-- Setelah 17 tahun, akhirnya aset tanah Kantor Wali Kota Pangkalpinang bersertifikat. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) pada acara sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2019 sekaligus penyerahan 1.343 sertifikat kepada masyarakat Gerunggang yang digelar Kantor Pertanahan Pangkalpinang di halaman Kantor Camat Gerunggang, Jumat (28/12/2018) pagi.

Pada acara itu, juga berlangsung penyerahan 296 sertifikat aset Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang. Satu di antaranya adalah sertifikat tanah Kantor Wali Kota.

Molen enggan menjelaskan apa kendalanya sehingga selama 17 tahun aset tersebut tak kunjung bersertifikat.

"Tanah (kantor Wali Kota) itu dulu adalah eks China. Sekarang alhamdulillah, kemarin kami urus, alhamdulillah sekarang sudah bersertifikat. 17 tahun tidak selesai-selesai. Yang lalu-lalu biarlah berlalu, yang penting sekarang kita rapikan," tutur Molen seusai acara tersebut.

Molen mengatakan, ke depan, ia menargetkan aset pemkot berupa Hutan Kota di Tuatunu juga akan memiliki sertifikat. Hutan Kota Tuatunu ditargetkan telah memiliki sertifikat dalam waktu dua sampai tiga bulan ke depan.

"Sebentar lagi hutan kota Tuatunu akan kami benahi juga seperti ini," katanya.

Dilaporkan, pada 2018 ini, Kantor Pertanahan Pangkalpinang telah mengeluarkan 2746 dari 3650 pemetaan untuk sertifikat PTSL bagi masyarakat. Sebanyak 900 pemetaan masih terkendala persoalan terkait dokumen surat tanah di masyarakat.

Pada 2019 mendatang, Kantor Pertanahan Pangkalpinang menargetkan 5000 sertifikat PTSL akan diserahkan kepada masyarakat. Pada acara itu, Molen mengajak warga memanfaatkan program ini.

"Mumpung ada momen ini manfaatkan. Ke depa. masih ada 900 sertifikat yang belum, cepat, ayo kejar," ucap Molen.

Dia juga meminta jajarannya mulai dari camat hingga ketua RT memberikan dukungan serupa. Sebab keberadaan sertifikat tanah berpengaruh pada penerimaan pajak daerah Pangkalpinang ke depan yang nantinya juga akan digunakan untuk kesejahteraan masyarakat.

"Ada 5000 targetnya (tahun depan), jadi silakan bapak ibu ikut.... Saya mengimbau kepada para RT-RW hingga camat untuk dukung kegiatan ini. Dukung all out, habis-habisan," kata Molen. (BANGKAPOS.COM /Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: khamelia
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved