Bayi 10 Bulan Tertimbun Puing Bangunan Selama 35 Jam, Begini Kondisinya Saat Ditemukan
Satu korban evakuasi yang ditemukan aadalah seorang bocah laki-laki dengan pakaian lusuh berada di bawah reruntuhan.
Walau kondisinya sangat mengkhawatirkan namun ada kabar baik lainnya. Yaitu ibu dari bayi laki-laki tersebut juga selamat.
Ibu sang bayi ditemukan lebih dulu. Lalu keduanya kembali bertemu di rumah sakit tempat bayi tersebut dirawat.
Kini, keduanya sudah diterbangkan ke Moskow untuk perawatan medis lebih lanjut.
Salah satu penyelamat yang membantu menyelamatkan bayi itu mengatakan bahwa mereka harus memotong banyak puing untuk sampai kepadanya.
"Kami memotong beberapa linoleum dan saya melihat wajah bayi itu," katanya.
“Saya sempat takut bayi tersebut tidak selamat. Namun karena ia menangis, saya punya harapan ia masih hidup.”
“Dan saya benar. Dia selamat. Dia berada di kasur bayinya. Tapi setengah tubuhnya tertindih bangunan. Itulah yang membuat menangis. Ia kesakitan.”
Selain bayi laki-laki tersebut, tim penyelamat berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan korban lainnya.
Hal ini dikarenakan selain tertindih bangunan, suhu di Rusia masih mencapai minus 11 derajat.
"Kami bersaing dengan waktu,” kata Menteri Kesehatan Veronika Skvortsova mkepada wartawan tentang kemungkinan menemukan orang yang selamat.
"Tapi ketika kami menemukan bayi laki-laki tersebut selamat, kami punya harapan untuk korban lainnya.”
Hingga berita ini diturunkan pada Rabu (2/1/2019), sembilan orang dikonfirmasi tewas dan 32 lainnya masih hilang.
Berita ini sudah tayang di Intisari Online dengan judul Terkubur di Puing-puing Bangunan Runtuh Selama 35 Jam, Bayi 10 Bulan Ditemukan Selamat, Namun Kondisinya Mengkhawatirkan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/bayi-10-bulan1.jpg)