Breaking News:

PSIS Semarang Resmi Perpanjang Kontrak Bek Tangguh Rio Saputra

Bek PSIS Semarang, Muhammad Rio Saputro, dipastikan akan melanjutkan kariernya bersama tim berjuluk

Editor: emil
HERMAWAN HANDAKA/TRIBUN JATENG
Selebrasi penyerang PSIS Semarang, Bruno Silva, usai mencetak gol ke gawang Persipura Jayapura di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Sabtu (1/12/2018). 

POSBELITUNG.CO - Bek PSIS Semarang, Muhammad Rio Saputro, dipastikan akan melanjutkan kariernya bersama tim berjuluk Mahesa Jenar tersebut.

Kontrak M Rio Saputro diperpanjang dari Januari 2019 sampai Desember 2020. Memutuskan untuk meneruskan masa bakti bersama PSIS, Rio tak menampik jika dirinya mendapatkan tawaran dari klub lain.

"Ada tawaran, dari klub Liga 1 dan Liga 2. Tapi prioritas saya tetap PSIS Semarang," kata Rio kepada BolaSport.com melalu Whatsapp, Rabu (09/01/2019) . Bek berusia 23 tahun tersebut mengaku sudah nyaman bersama dengan PSIS Semarang.

Hal tersebut menjadi faktor utama dia tetap bertahan dan memperpanjag kontrak. Apalagi, ia mengaku tak perlu beradaptasi lagi.

PSIS Semarang bertekad meningkatkan kedalaman skuat di kompetisi musim 2019.
Manajemen PSIS menginginkan semua slot pemain asing bisa terpenuhi saat Liga 1 2019.
Pasalnya, di Liga 1 2018 PSIS hanya memainkan tiga pemain asing.

Padahal Mahesa Jenar sebenarnya bisa memakai empat pemain asing sekaligus di setiap pertandingan.

Sebenarnya slot ini mampu dipenuhi Mahesa Jenar, namun dua pemain asing asia yang sempat didatangkan justru bermasalah saat kompetisi sedang berjalan. Pertama, yaitu gelandang asal Kirgizstan, Akhlidin Israilov.

Digadang-gadang bakal bersinar bersama PSIS, justru pemain berusia 24 tahun itu tidak menunjukkan performa yang layak dalam kapasitasnya sebagai pemain asing.

Akhlidin lebih banyak menjadi penghangat bangku cadangan dan kalah dengan pemain lokal seperti Bayu Nugroho dan Komarodin.

Situasi ini membuat manajemen PSIS memecat Akhlidin di akhir putaran pertama Liga 1 2018.
Pada putaran kedua, PSIS mengganti Akhlidin dengan merekrut penyerang sayap asal Lebanon, Abou Bakr Al Mel.

SALING BERHADAPAN - Marko Simic saat berhadapan dengan gelandang PSIS Semarang, Muhammad Rio Saputra, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (20/4/2018)
SALING BERHADAPAN - Marko Simic saat berhadapan dengan gelandang PSIS Semarang, Muhammad Rio Saputra, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (20/4/2018) (PUTRA RUSDI KURNAWAN/BOLASPORT.COM)

Namun hanya bermain sebanyak tiga kali, pemain yang akrab disapa Bako itu mundur secara tiba-tiba.
Bako beralasan ayahnya mengalami sakit keras sehingga ia harus pulang ke negara asalnya, Lebanon.
Belakangan diketahui, ia justru bergabung dengan tim papan atas Liga Lebanon, Al Nejmeh.

"Tentunya kami tidak menggunakan pemain asia kemarin itu karena force majeure. Sebetulnya kan kami menggunakan tetapi karena Bako itu mundur karena alasan bapaknya sakit katanya tentunya kami tidak bia cari penggantinya," kata General Manager PSIS, Wahyu "Liluk" Winarto, saat dihubungi, Senin (17/12/2018).

"Kita tidak bisa lagi mencari penggantinya karena bursa transfer sudah ditutup. Posisinya waktu itu kan seperti itu," jelasnya.

Menurut Liluk, menghadapi kompetisi Liga 1 2019, pihaknya bakal memprioritaskan pencarian pemain asing slot Asia yang bisa mengangkat prestasi PSIS nantinya selain merekrut pemain asing kuota bebas dan pemain lokal incaran.(*/superball.id)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved