Breaking News:

Peringatan Dini Gelombang Tinggi Sejumlah Wilayah Indonesia Berlaku 15-18 Januari 2019

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi peringatan dini gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Indonesia

Editor: Khamelia
(POS BELITUNG/DEDY QURNIAWAN)
Nelayan kater kembali ke daratan setelah sempat melaut beberapa mil. Angin kencang dan gelombang tinggi membuat resiko melaut bagi nelayan kecil semakin tinggi. 

POSBELITUNG.CO--Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi peringatan dini gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Indonesia.

Peringatan tersebut dikeluarkan BMKG pada Selasa (15/1/2018) dan berlaku pada 15-18 Januari 2019.

BMKG menjelaskan adanya pola tekanan rendah 1004 hPa teridentifikasi di Samudra Hindia selatan NTT.

Selain itu terdapat Sirkulasi Eddy di Samudra Hindia barat Aceh dan barat Pulau Enggano.

Pola angin di utara Indonesia umumnya dari arah utara - timur laut dengan kecepatan angin berkisar antara 5 - 25 knot.

Di selatan wilayah Indonesia umumnya dari arah barat - utara dengan kecepatan angin berkisar antara 5 - 20 knot. 
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Cina selatan, Laut Natuna Utara, Laut Jawa, Laut Sulawesi bagian timur, Laut Sumbawa, Perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, Perairan utara Halmahera.

Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di wilayah tersebut.

Gelombang tinggi diperkirakan mencapai 1,25 meter hingga 4 meter.

Berikut ini informasi lokasi yang berpeluang mengalami gelombang tinggi dikutip dari laman resmi bmkg.go.id.

Tinggi gelombang 1.25 - 2.50 m (sedang) berpeluang terjadi di :

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved