Rakor Gubernur Babel dengan Bupati/Walikota Se-Babel Hasilkan Poin-poin Kesepakatan Bersama

Erzaldi berharap tidak ada bupati/walikota yang akan ingkar dengan kesepakatan yang ada.

Rakor Gubernur Babel dengan Bupati/Walikota Se-Babel Hasilkan Poin-poin Kesepakatan Bersama
ISTIMEWA/DOKUMENTASI DISKOMINFO BELTIM
Bupati Beltim Yuslih Ihza dan Gubernur Provinsi Babel Erzaldi Rosman Djohan menadatangani berita acara penyerahan hibah bus sekolah, pada kegiatan Rakor Gubernur Babel dengan Bupati/Walikota se-Babel, di Ruang Rapat Satu Hati Bangun Negeri Kantor Bupati Beltim, Kamis (17/1/2019). IST/DOKUMENTASI DISKOMINFO BELTIM 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Rapat Koordinasi Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan Bupati dan Walikota se-Provinsi Babel di Ruang Rapat Satu Hati Bangun Negeri Kantor Bupati Belitung Timur (Beltim), Kamis (17/1/2019), menghasilkan 28 poin kesepakatan bersama.

Poin-poin kesepakatan tersebut merupakan hasil pengembangan dari 10 pokok permasalahan yang dibahas dalam rakornis antara perangkat daerah provinsi dengan pemkab/ pemkot, Rabu (16/1) lalu. 

Seluruh isi kesepakatan ditandatangani oleh Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan, Bupati Belitung Sahani Saleh, Bupati Bangka Selatan Justiar Noer, Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil, Wakil Bupati Bangka Syahbudin, Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh, Bupati Beltim Yuslih Ihza dan Sekretaris Daerah Bangka BaratYunan Helmi.
Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan menekankan agar seluruh kepala daerah yang sudah menandatangani 28 poin kesepakatan dalam rakor, dapat mengawal dan melaksanakan hasil kesepakatan.

"Intinya semua kesepakatan-kesepakatan ini terkawalkan, untuk terlaksana. Makanya saya minta semuanya tanda tangan. Jangan hanya lisan saja atau di atas kertas," kata Erzaldi seusai rakor, seperti dikutip dari rilis Diskominfo Beltim, Kamis (17/1/2019).

Erzaldi berharap tidak ada bupati/walikota yang akan ingkar dengan kesepakatan yang ada. Jika ada yang ingkar, akan membuat penilaian buruk baik di mata gubernur ataupun masyarakat Babel.

"Ini kan semua untuk kepentingan masyarakat. Kalau ada yang mengingkari dengan sendirinya konsekuensi sebagai pemimpin tentunya orang lain yang akan menilai, kok sudah sepakat malah diingkari," tegas Erzaldi.
Mantan Bupati Bangka Tengah itu mengemukakan, dengan adanya rakor gubernur dengan bupati/walikota yang menghasilkan poin-poin kesepakatan, maka percepatan pembangunan di Provinsi Babel antara kabupaten/kota dan provinsi akan saling bersinergi. Sekaligus pula untuk mengkoordinasikan prioritas kebijakan pembangunan di kabupaten/kota.

"Dengan diketahuinya prioritas pembangunan kabupaten/kota, maka provinsi akan fokus membantu program kabupaten/kota. Tentu saja selain yang sudah menjadi kewenangan pemerintah provinsi itu akan ditandemkan," kata Erzaldi.

Menurutnya, rakor ini penting untuk membuat pembangunan jadi lebih terarah. Jika tidak dihadiri dan disepakati oleh kepala daerah, maka seluruh pembangunan akan bias. (Posbelitung.co/Novita)

Penulis: tidakada011
Editor: tidakada011
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved