Paket Luar Negeri Didominasi Produk Singapura dan China

Barang elektronik mendominasi pengiriman dari luar negeri yang berasal dari Singapura dan China.

Paket Luar Negeri Didominasi Produk Singapura dan China
Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari
Pelanggan sedang mengambil paket di Kantor Pos Tanjungpandan, Jumat (18/1/2019). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kepala Kantor Pos Tanjungpandan Azmat Nuzul Pasa mengatakan juga biasa mengirimkan paket dari luar negeri hingga sampai ke penerima di Pulau Belitung.

Barang elektronik mendominasi pengiriman dari luar negeri yang berasal dari Singapura dan China. Meski begitu, jumlah kiriman impor tidak terlalu signifikan, hanya sekitar 10 persen dari total pengiriman setiap bulannya.

Dalam memasukkan paket luar negeri, PT Pos Indonesia memiliki kerjasama dengan jasa pengiriman luar negeri yang kemudian disalurkan ke Indonesia serta melalui proses dari bea cukai. Biasanya, paket dengan harga barang lebih dari 75 USD dikenakan pajak 10 persen bagi penerima yang harus melunasi terlebih dulu sebelum barang diambil.

Sedangkan mengirimkan produk ekspor, kata Azmat sebenarnya tidak terlalu rumit asal tahu prosedural yang harus dijalani. Misalnya paket harus melalui balai karantina hingga memerhatikan pengemasan atau packaging.

"Kalau mengirim barang ke luar negeri harus diperhatikan kemasannya. Isi kiriman juga akan diperiksa jangan sampai ada barang berbahaya," ujarnya, Jumat (18/1/2019).

Ia menambahkan, pihaknya juga membantu pengurusan barang ke karantina. Namun kini karantina juga dilakukan bagi setiap produk tanaman dan hewan, baik itu pengiriman ke luar negeri maupun pengiriman antar daerah.(POSBELITUNG.CO/Adelina Nurmalitasari)

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved