BPKP Menilai Penanganan Stunting di Babel Belum Sepenuhnya Terintegrasi

Permasalahan Stunting turut menjadi perhatian Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

BPKP Menilai Penanganan Stunting di Babel Belum Sepenuhnya Terintegrasi
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Kepala BPKP Babel, Faisal. 

POSBELITUNG.CO  - Permasalahan Stunting turut menjadi perhatian Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung lantaran harus ditangani secara serius.

Kepala BPKP Babel, Faisal mengatakan, penanganan stunting ini harus dilakukan akselerasi sehingga lebih cepat lagi.

"BPKP setiap yang menjadi concern sedapat mungkin sebagai bagian dari audit internal kita ingin memberikan masukan ke pak Gubernur permasalah bisa selesai, salah satunya masalah stunting yang terjadi akselerasi penangana harus lebih cepat lagi," katanya, usai rapat dengan perangkat desa di ruang rapat Tanjung Pesona, Rabu (23/1/2019).

Faisal menyebutkan, untuk stunting pihaknya, masih mengacu pada riskesdas 2013 dan jika dilihat pada kondisi ini dimungkinkan turun pada 2018 ini, namun tetap menjadi concern karena masih ada angka stunting.

"Kita melihat penanganan stunting ada intervensi spesifik itu di dinkes 30 persen kontribusi menyelesajkan masalah dan intervensi sensitif ini 70 persen yang ada di berbagai dinas seperto BKKBN, Dinas Pangan, dinsos, Perkim, kemenag, dan pendidikan, sejumlah instansi lainnya yang memang harus keroyokan menyelesaikannya," katanya.

Ia menilai, penyelesaian stunting harus dilakukan bersama-sama dan harus terintegrasi mulai dari desa, kabupaten, provinsi hingga tingkat nasional yang berkesinambungan.

"Kita masih melihat kurang integrasinya, misalnya ada di satu desa itu, kesehatan sudah ada, dinsos sudah ada, dinas pangannya yang belum ada, kalau enggak integrasi hasilnya enggak kelihatan," katanya. (BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati).

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved