Derita Katarak Selama Setahun, Kakek Asal Selat Nasik Ini Bahagia Usai Dioperasi

Sudah setahun terakhir penglihatannya tak setajam dulu. Seperti ditutupi asap, Ia yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan sudah tak pernah melaut

Derita Katarak Selama Setahun, Kakek Asal Selat Nasik Ini Bahagia Usai Dioperasi
Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari
Dirut PT RSBT Yennita (baju kuning) melihat pasien mata katarak. 

POSBELITUNG.CO  - Mata kiri Abdullah dibalut perban putih. Tubuh renta pria berusia 74 tahun itu terbaring. Namun bukannya bersedih, ia justru merasa bahagia usai menjalani operasi katarak di Klinik Bakti Timah Tanjungpandan.

Sudah setahun terakhir ia merasa penglihatannya tak setajam dulu. Seperti ditutupi asap, begitu yang dirasakannya. Ia yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan pun sudah tak pernah melaut karena kondisi kesehatannya itu.

Diantar anaknya, Abdullah pun menjalani operasi Sabtu (26/1/2019) pagi di klinik yang berada di Jalan Kemuning, Tanjungpandan.

"Alhamdulillah ini lah udah operasi. Kalau sekarang dak ade sakit," ujar pria yang tinggal di Selat Nasik tersebut.

Bukan hanya Abdullah, total ada 75 pasien katarak dan pterigium turut dioperasi yang dilakukan dalam rangka bakti sosial peringatan hari jadi rumah sakit bakti timah (RSBT) ke-4.

Pasien penyembuhan (recovery) pasca operasi mata katarak di Klinik Bakti Timah Tanjungpandan, Sabtu (26/1/2019).
Pasien penyembuhan (recovery) pasca operasi mata katarak di Klinik Bakti Timah Tanjungpandan, Sabtu (26/1/2019). (Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari)

Direktur Utama PT RSBT Yennita pun turut memantau pasien-pasien yang akan dan sudah dioperasi. Wanita berjilbab ini juga akrab berbincang dengan pasien.

"Alhamdulillah kondisi pasien bagus. Beberapa saya ajak ngobrol dan tidak ada kendala. Kalau pusing atau ngilu sedikit, itu biasa karena reaksi dari obat," katanya

Sejak dimulai pukul 7.00 WIB, hingga sekitar pukul 11.00 WIB sudah lebih dari 30 pasien yang dioperasi. Melibatkan 8 dokter spesialis mata, rencananya operasi katarak akan berlangsung selama dua hari.

Selain operasi katarak di Belitung, sebelumnya PT RSBT juga sempat melakukan kegiatan serupa di Bangka Barat dan Tanjung Balai, Karimun, Kepulauan Riau. Selain katarak, kata Yennita, pihaknya pun sempat mengadakan baksos operasi bibir sumbing di Pangkalpinang. Kedepannya pun tak menutup kemungkinan baksos operasi katarak akan dilakukan kembali di Belitung Timur.

"Kami akan lihat kebutuhannya dulu, kalau memang ada nanti juga akan diadakan di Manggar, agar bakti sosial ini mampu menyentuh seluruh masyarakat yang membutuhkan," tuturnya. (POSBELITUNG.CO/Adelina Nurmalitasari)

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved