Cuaca Ekstrem, Pedagang Terpaksa Ambil Ikan dari Luar Daerah

Banyak nelayan yang tidak melaut karena cuaca ekstrem berupa gelombang tinggi dan angin kencang.

Editor: Ajie Gusti Prabowo
Pos Belitung/Dedi Qurniawan
Caption: Pedagang ikan menjajakan ikan di lapak Pasar Mekar Jaya, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Manggar, Beltim, Jumat (5/1/2018). (POS BELITUNG/DEDY QURNIAWAN) 

POSBELITUNG.CO - Produksi ikan dari hasil tangkapan nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat, Bangka mengalami penurunan pada minggu keempat Januari 2019.

Hal ini disebabkan karena masih tingginya gelombang dan angin kencang di perairan kawasan tersebut.

Dari data PPN Sungailiat, tercatat produksi ikan hasil tangkapan nelayan berkurang sebanyak 1.291 kilogram dari sebelumnya sebanyak 255.882 kilogram pada pekan ketiga Januari 2019.

Tercatat di pekan keempat ini, hasil produksi ikan hanya 254.591 kilogram saja.

Kasi Operasional Pelabuhan PPN Sungailiat, Purwanti mengakui hal ini disebabkan banyak nelayan yang tidak melaut. Menurutnya, para nelayan khawatir atas terjadinya gelombang tinggi yang disertai angin kencang di laut.

"Banyak nelayan yang tidak melaut karena cuaca ekstrem berupa gelombang tinggi dan angin kencang," kata Purwanti, Minggu (27/1).

Diakuinya, hal inilah yang membuat menurunnya pasokan ikan di tempat pelelangan di kawasan PPN Sungailiat.

Pihaknya juga memperkirakan di awal Februari 2019 nanti, pasokan ikan masih belum stabil mengingat perubahan cuaca di laut masih belum menentu.

Baca berita selengkapnya di edisi cetak Bangka Pos, Senin 28 Januari 2019. (Bangkapos.com/Nurhayati)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved