Dukung Minat Baca Masyarakat, Mendikbud RI Apresiasi Gerakan Komunitas Literasi Babel

Muhadjir mengapresiasi gerakan Literasi Babel ini, menurutnya untuk meningkatkan minat baca tidak hanya bisa dilakukan oleh pemerintah.

Bangka Pos/Krisyanidayati.
Menteri Pendidikan RI, Muhadjir Effendy melaunching Komunitas Literasi Bangka Belitung, di Warkopies Pangkalpinang, Kamis (31/1/2019). 

POSBELITUNG.CO  - Menteri Pendidikan RI, Muhadjir Effendy  melaunching Komunitas Literasi Bangka Belitung, di Warkopies Pangkalpinang, Kamis (31/1/2019).

Launching ini turut dihadiri oleh Gubernur Babel Erzaldi Rosman, ketua Komunitas Literasi Babsl Feryandi atau Komeng.

Muhadjir mengapresiasi gerakan Literasi Babel ini, menurutnya untuk meningkatkan minat baca tidak hanya bisa dilakukan oleh pemerintah. Namun, butuh gerakan bersama.

"Ini gerakan luar biasa yang bisa dicontoh orang lain, tak hanya dilakukan pemerintah, tapi masyarakat harus mempelopori," katanya dalam sambutannya.

Mendikbud berjanji akan turut mengirimkan bantuan buku kepada komunitas ini, khususnya seri buku bacaan anak-anak.

"Nanti saya akan kirim buku bacaan anak-anak seri, karena saya lihat tadi masih kurang. Sama nanti saya kirim buku saya," ujarnya diiringi tepuk tangan para undangan yang hadir.

Dirinya juga meminta agar masyarakat, memanfaatkan program kirim buku gratis setiap tanggal 17 melalui kantor pos.

"Ada program pengiriman buku gratis setiap bulan tanggal 17 ini bisa pengiriman antar komunitas dari seseorang ke komunitas. Tahun 2018 kemarin itu nilainya Rp 17 miliar dengan berat 4500 ton buku yang dikirim seluruh Indonesia. Ini bisa dimanfaatkan oleh kegiatan literasi untuk kirimkan buku," sarannya.

Tak dipungkirinya, saat ini minat baca orang Indonesia masih terbilang rendah. Hal ini karena budaya membaca belum menjadi kebiasaan masyarakat.

"Tingkat literasi Indonesia masih rendah  dibandingkan negara lain. Memang ada beberapa tempat yang menjadi outlayer, sekelompok kecil populasi karena jauh. Beda dengan negara lain yang bacanya hebat, sedangkan kita masih ada yang buta huruf," sebutnya. (BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved