Air Asia Layani Penerbangan di Belitung, Wagub Babel Singgung Kesiapan Palaku Usaha Sambut Wisatawan

Mantan Sekda Belitung itu, meminta para pelaku usaha harus meningkatkan kemampuan dan berbenah agar semakin siap menyambut wisatawan.

Air Asia Layani Penerbangan di Belitung, Wagub Babel Singgung Kesiapan Palaku Usaha Sambut Wisatawan
flightglobal.com
Air Asia 

POSBELITUNG.CO  - Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menyambut baik hadirnya maskapai penerbangan Air Asia di Pulau Belitung dan diyakini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Negeri Laskar Pelangi.

Hadirnya Air Asia akan memberikan pilihan bagi masyarakat yang ingin datang maupun berpergian ke dan dari Pulau Belitung.

"Adanya Air Asia membuat persaingan penerbangan di Belitung lebih sehat. Masyarakat jadi punya pilihan," kata Fatah, Rabu (20/2/2019).

Dilanjutkannya, Air Asia sebagai maskapai penerbangan yang menawarkan harga miring akan memiliki pangsa pasar tersendiri.

"Konsumen bisa memilih sesuai selera mereka mau yang ekonomis dengan pelayanan sederhana, atau mereka memilih yang mahal dengan harga yang lebih tinggi. Ini kan tergantung kebutuhan dan kenyamanan orang, yang jelas ini memberikan pilihan bagi masyarakat," sebutnya.

Saat ini pariwisata Belitung terus mengalami perkembangan, jumlah wisatawan yang datang juga terus meningkat.

Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah.
Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah. (Bangka Pos/Krisyanidayati.)

"Adanya penerbangan baru ini membuka kran baru kedatangan orang ke Belitung, ini yang harus dimanfaatkan pelaku pariwisata," katanya. 

Mantan Sekda Belitung itu, meminta para pelaku usaha harus meningkatkan kemampuan dan berbenah agar semakin siap menyambut wisatawan.

"Wisatawan yang datang akan berasal dari berbagai daerah, Belitung harus bersiap diri menyongsong kondisi ini kemampuan pelaku usaha juga harus ditingkatkan," sebutnya.

Salah satu hal yang menjadi perhatiannya,  kemampuan guide berbahasa asing. Saat ini mungkin masih bisa tercukupi, namun dengan rute penerbangan internasional baru ini, pemandu wisata yang memiliki kemampuan berbahasa asing harus ditingkatkan.

"Seiring pertumbuhan wisatawan yang datang, guide yang bisa berbahasa asing harus dipacu. Kalau sekarang mungkin cukup, tapi nanti ini akan terus berkembang jadi pasti akan lebih banyak kebutuhannya," sebutnya. (BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

 
 

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved