PLTU Tersambar Petir, Belitung Kekurangan Daya 33 MW

PLTU masih kami perbaiki, teknisi khususnya sudah kami datangkan alatny juga sudah disediakan

PLTU Tersambar Petir, Belitung Kekurangan Daya 33 MW
posbelitung.co/dede s
Manajer Area PT PLN (persero) UP3 Belitung Joko Nur Astanto memantau kondisi pasokan listrik di control room, Senin (25/2/2019). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Manajer Area PT PLN (persero) UP3 Belitung Joko Nur Astanto ‎mengatakan perbaikan mesin pembangkit listrik di unit PLTU dan MPP terus dilakukan upaya perbaikan pasca tersambar petir pada Sabtu (23/2/2019) lalu.

Menurutnya kondisi terakhir, dua teknisi yang didatangkan dari luar kota sedang bekerja memperbaiki pembangkit di PLTU.

Sedangkan untuk unit MPP sudah selesai diperbaiki namun pasokan daya listrik masih defisit mengingat pembangkit PLTU masih dalam perbaikan.

"PLTU masih kami perbaiki, teknisi khususnya sudah kami datangkan alatny juga sudah disediakan.

Sekarang sudah firing empat jam, jadi target saya sebelum magrib kalau pengecekannya oke bisa masuk dan sinkron dengan MPP pasokanya normal lagi," ujar pria yang akrab disap Tatan itu saat ditemui posbelitung.co.

Ia menjelaskan total daya yang dimiliki PLN berjumlah 76 MW yang berasal dari pembangkit PLTU 33 MW (16,5 MW dua unit), pembangkit MPP 25 MW ditambah dukungan tambahan daya dari PLTD Pilang 4,5 MW.

Dalam artian dalam kondisi normal, kondisi listrik di Belitung mengalami surplus sekitar 20 MW dengan beban puncak malam hari rata-rata 46 MW.

Namun, dikarenakan mesin pembangkit PLTU mengalami gangguan akibat sambaran petir secra otomatis kehilangan daya 33 MW.

"‎Jadi unit 1 dan 2 mesin PLTU kami modulnya kena petir jadi listriknya tidak bisa masuk sama sekali. Padahal nyawa kita ada di situ sebenarnya, ungkap Tatan.

Oleh sebab itu, karena keterbatasan pasokan daya listrik, PLN berharap masyarakat bisa mengurangi penggunaan listrik.

Halaman
12
Penulis: Dede Suhendar
Editor: tidakada016
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved