Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Lima Guru dan Enam Penyuluh Honorer K2 di Bangka Tengah, Ikut Tes UNBK Pegawai P3K

Perekrutan P3K dilaksanakan berdasarkan kebijakan dari BKN, agar daerah melakukan tes terhadap honor K2 yang ada di Bangka Tengah.

Penulis: Riki Pratama | Editor: Ardhina Trisila Sakti
bangkapos/Riki Pratama
Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumberdaya Manusia, (BKPSMD) Bangka Tengah, Wahyu Nurakhman. 

POSBELITUNG.CO -- Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia telah melakukan perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau P3K. Sebanyak 11 orang honorer K2 terdiri dari lima guru dan enam orang penyuluh pertanian mengikuti ujian nasional berbasis komputer, pada Sabtu (23/2/2019).

Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumberdaya Manusia, (BKPSMD) Bangka Tengah, Wahyu Nurakhman, mengatakan berdasarkan kebijakan dari Kementerian telah melakukan ujian terhadap honorer K2 yang masuk data base, untuk bisa mengikuti ujian penerimaan pegawai pemerintahan dengan perjanjian kerja.

"Kita telah meminta ke pihak Dinas pendidikan dan pertanian terkait tenaga honorer K2, yang tidak dapat di angkat menjadi CPNS karena usia dan ijazah, saat ini yang memenuhi syarat ikut tes UNBK ada 11 orang, lima dari guru, enam penyuluh pertanian,"jelas Wahyu kepada wartawan, Selasa (26/2/2019).

Ia menambahkan, perekrutan P3K dilaksanakan berdasarkan kebijakan dari BKN, agar daerah melakukan tes terhadap honor K2 yang ada di Bangka Tengah.

"P3K pada prinsipnya bagian dari ASN, untuk proses bila dinyatakan lulus tetap mereka mendapatkan nomer induk pegawai ujian telah dilaksanakan, namun pengumuman belum, tetapi nanti mereka juga akan mendapatkan NIP dari BKN dan SK seperti CPNS,"lanjutnya

Pegawai P3K Beda dengan PNS

Wahyu menambahkan, pegawai P3K terdapat perbedaan dengan PNS, yakni mereka tidak mendapatkan dana pensiun, sementara untuk gaji disetarakan.

"Bedanya dia secara ketentuan tidak di berikan tunjangan pensiun, tetapi dapat di berikan pensiun, artinya ada lembaga pengelola tunjangan hari tua, di tunjuk pemerintah maka mereka akan diberikan tunjangan hari tua batas usia pensiun, tetapi belum ditetapkan lembaga mana akan menelola pensiun P3K, semebtara untuk gaji disetarakan dengan PNS,"lanjutnya

Selain itu, sambung Wahyu pegawai P3K juga akan mendapatkan hak cuti, seperti tahunan, bersalin/melahirkan dan cuti bersama.

"Mereka yang mengikuti ujian ini, kita sarankan berdasarkan data base terkait dengan tenaga honorer yang dapat ikut UNBK. Kebijakan sementara sesuai tahapan untuk menyelesaikan eks honorer K2. Untuk rekrut berikutnya menunggu kebijakan pusat seperti apa, kebijakan pusat,"tukasnya. (Bangkapos/Riki Pratama).

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved