Ingat Bidan Desa yang Ngaku Diperkosa? Begini Kabar Terbarunya hingga Cerita Salah Tangkap Pelaku

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnian Adinegara mengatakan, oknum polisi yang diduga terlibat dalam kasus penculikan buruh batu

Ingat Bidan Desa yang Ngaku Diperkosa? Begini Kabar Terbarunya hingga Cerita Salah Tangkap Pelaku
Kompas Regional
ILustrasi pemerkosaan 

POSBELITUNG.CO, PALEMBANG - Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sumatera Selatan hingga kini masih melakukan penyelidikan atas oknum Polisi yang diduga melakukan penculikan serta penganiayaan terhadap Harismail alias Ujang (25).

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnian Adinegara mengatakan, oknum polisi yang diduga terlibat dalam kasus penculikan buruh batu tersebut bakal dikenakan pidana atas tindakan mereka.

"Keterlibatan oknum yang menculik, saya tindak pidana umum. Namanya menculik, itu mengambil seseorang, mengambil kemerdekaan. Dia di bawah kekuasaan seseorang, bisa kenakan pasal penculikan," kata Zulkarnian, saat berada di Polresta Palembang, Sabtu (2/3/2019).

Zulkarnain menyebut, keterlibatan anggota dalam aksi penculikan terhadap Haris sangat kuat. Di mana korban dipaksa untuk mengaku telah memperkosa seorang bidan berinisial Y.

Ia menyayangkan tindakan gegabah yang dilakukan oleh anak buahnya tersebut.

"Propam sudah diturunkan. Ya mungkin saja walaupun dia tidak bisa menjelaskan, siapa yang menculik itu, tapi ini kan ada korelasi (kaitan dengan polisi), mungkin ada semangatnya pak polisi yang mau mengungkap, tapi ini dia tangkap dasarnya enggak jelas," ujar dia.

Kasus bidan Y menurut Zulkarnain sulit diungkap lantaran minimnya alat bukti oleh penyidik.

Sebab, barang bukti berupa sperma tak ditemukan petugas baik dari tubuh korban maupun di lokasi rumah.

"Kasus bidan itu enggak ada bukti, pengakuan itu cuma satu bukti loh. Kalau dalam kasus perlu dua alat bukti," ungkap dia.

Haris sebelumnya ditemukan dalam kondisi lemas dan babak belur di pinggir jalan kawasan Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, pada Sabtu (23/2/2019) pekan lalu.

Saat itu, korban ditemukan oleh warga dan melaporkannya ke polsek setempat.

Pihak polsek pun langsung membawa korban ke RS Bhayangkara Palembang lantaran diduga menjadi korban pengeroyokan.

Setelah menjalani perawatan, barulah diketahui jika Haris diculik sekelompok orang diduga okum polisi dan memaksanya mengaku sebagai pelaku pemerkosa bidan berinisial Y.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara juga tak menampik jika aksi penculikan itu melibatkan oknum polisi. (Kompas.com/Aji YK Putra)

Berita ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Oknum Polisi yang Diduga Terlibat Salah Tangkap Kasus Pemerkosaan Bidan Y Terancam Pidana

Editor: edy yusmanto
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved