Breaking News:

Gugatan Keluarga Korban Lion Air JT610 ke Boeing Berlanjut, Sejumlah Bukti Dibawa ke Pengadilan

Gugatan Keluarga Korban Lion Air JT610 ke Boeing Berlanjut, Sejumlah Bukti Dibawa ke Pengadilan

Editor: Teddy Malaka
Twitter/Humas Basarnas
Barang-barang diduga milik penumpang Lion Air JT610 yang ditemukan di permukaan laut, Senin (29/10/2018). 

"Pilot tidak diberi instruksi atau peringatan tentang bagaimana menanggapi (kerusakan MCAS). Mereka bahkan tidak mengetahui keberadaan MCAS," kata gugatan itu. "Mengapa manual penerbangan yang disetujui FAA yang berisi kelalaian ini membingungkan. ”

Gugatan tersebut juga menuduh bahwa untuk meningkatkan penjualan MAX, Boeing "menyembunyikan sistem baru dan meminimalkan perbedaan antara MAX dan versi lain dari 737" sehingga maskapai penerbangan akan menghemat uang dengan hanya membutuhkan hanya pelatihan untuk pilot yang beralih dari model 737 Next Generation yang lebih lama. Ketika menggunkan versi MAX baru.

Mantan Jaksa Penuntut Wilayah Pierce Mark Lindquist, satu dari tiga pengacara dalam kasus ini, melakukan perjalanan ke Indonesia dengan pendiri firma hukum Charles Herrmann untuk bertemu dengan keluarga korban awal tahun ini.

Beberapa tuntutan hukum terhadap Boeing dengan tuduhan serupa diajukan sebelumnya di Chicago.

Boeing menolak mengomentari gugatan itu pada hari Kamis, tetapi dalam sebuah pernyataan mengatakan perusahaan itu "menyampaikan belasungkawa dan simpati tulus kami kepada keluarga dan orang-orang terkasih dari mereka yang berada di atas pesawat Lion Air Flight 610."

"Saat investigasi berlanjut, Boeing bekerja sama sepenuhnya dengan otoritas investigasi," tambah Boeing. (seattletimes.com)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved