Info Kesehatan

Diet Puasa, Manfaat dan Efek Negatifnya

Segala jenis puasa intermiten akan memengaruhi cara tubuh bekerja. Itu sebabnya puasa sering digunakan sebagai teknik penurunan berat badan

Diet Puasa, Manfaat dan Efek Negatifnya
bopav
Ilustrasi 

Efek samping puasa intermitten

Puasa intermitten akan memberi manfaat maksimal jika kita melakukannya dengan tepat. Menurut Allen, banyak orang makan berlebihan sebelum berpuasa. Inilah yang membuat puasa intermitten tak akan memberi manfaat.

Selain itu, membatasi makan untuk jangka waktu tertentu juga sulit dipertahankan.

Riset yang diterbitkan dalam Jurnal JAMA Internal Medicine juga membuktikan, orang yang mencoba diet puasa ini lebih banyak yang menyerah daripasa mereka yang melakukan diet rendah kalori.

"Puasa intermiten membutuhkan komitmen tinggi dan rela melupakan makan yang biasa terjadi untuk acara sosial," kata Allen.

Riset yang sama juga menemukan kolesterol LDL tidak sehat telah meningkat secara signifikan setelah 12 bulan pada mereka yang melakukan puasa intermitten.

"LDL adalah 'kolesterol jahat' yang terkait dengan penyakit jantung. Kami prihatin dengan rencana diet apa pun yang meningkatkan LDL," kata Allen.

Manfaat puasa intermitten untuk pelari

Sama seperti rencana diet lainnya, diet dengan puasa intermiten tak cocok untuk semua orang.

"Wanita hamil, anak-anak, penderita diabetes, dan mereka yang memiliki kecenderungan makan tidak teratur harus menghindari puasa intermiten, kata Allen.

Halaman
1234
Editor: khamelia
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved