Breaking News:

Kisah Nenek Sumini Masuk Penjara Karena Tuduhan Aborsi , Fakta Persidangan Buktikan Hal Ini

Sebuah Kisah mengharukan muncul dari Sumini (85) yang merupakan seorang dukun bayi di Nglarangan Puncu Kediri.

Editor: Alza
THINKSTOCK
ilustrasi aborsi 

POSBELITUNG.CO - Sebuah Kisah mengharukan muncul dari Sumini (85) yang merupakan seorang dukun bayi di Nglarangan Puncu Kediri.

Di usia senjanya, Mbah Sumini, justru harus merasakan dinginnya ubin penjara lantaran diduga melakukan aborsi terhadap Ika Wahyuningsih (27).

Namun melalui fakta yang dimunculkan dalam pengadilan, pengacara Mbah Sumini, Ander Sumiwi Johana menjelaskan bahwa tidak ada satupun bukti yang menunjukkan bahwa Mbah Sum melakukan tindakan aborsi.

Kisah Mbah Sumini tersebut dibagikan oleh akun Facebook pengacaranya, yakni Ander Sumiwi Johana, Rabu (13/3/2019).

Menurut Ander, Mbah Sumini bukan pelaku namun merupakan korban kebohongan Ika Wahyuningsih (27) bersama dengan pasangannya, Kamsidi (51).

"Mbah Sumini terseret & didakwa ikut serta dalam tindak pidana yg mengakibatkan matinya bayi tersebut," tulis Ander dalam keterangan unggahannya.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Ander, bayi yang dikandung Ika diketahui tewas lantaran dibekap bantal oleh Ika.

"Ternyata hari ini, fakta persidangan memaparkan jika bayi itu lahir beberapa hari kemudian, dalam kondisi masih hidup & matinya karena dibekap bantal oleh IK," jelas Ander menambahkan.

Dalam ceritanya pula, Ander menjelaskan bahwa dirinya membantu Mbah Sumini lantaran tidak tega melihat penderitaan nenek tua tersebut.

Ander mengaku bertemu dengan Mbah Sumini dengan kondisi yang menyedihkan.

"Saya bertemu beliau, Mbahe lingak-linguk (tengak-tengok) kebingungan,"

"Lalu saya dekati Saya tanya, apakah mau saya dampingi? Mbahe takut nggak bisa mbayari saya," kata Ander.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved