Berita Belitung

Kampung Pangan Halal Jadi Pilot Project LPPOM MUI Babel

Dalam mencapai kampung pangan halal, nantinya pihak LPPOM akan mensertifikasi terutama produk industri olahan laut atau pertanian, juga restoran.

Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari
Sosialisasi kampung pangan halal di Restoran Pandan House, Tanjungpandan, Kamis (21/3/2019). 

POSBELITUNG.CO - Direktur LPPOM MUI Babel Nardi Pratomo mengatakan tahun ini akan ada masing-masing dua desa di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur yang menjadi pilot project kampung pangan halal. Di kampung tersebut nantinya terdapat makanan-makanan yang sudah disertifikasi halal.

"Di kampung pangan halal, walau tidak semuanya disertifikasi karena berkaitan dengan dana, minimal harapannya di atas 50 persen (pangan sudah bersertifikat halal, red). Berikutnya akan dicoba pada tahun berikutnya sehingga dapat maksimal hingga 100 persen. Menjadi the real kampung pangan halal bisa sampai 3 tahun," ujarnya disela-sela sosialisasi kampung pangan halal di restoran Pandan House, Kamis (21/3/2019).

Dalam mencapai kampung pangan halal, nantinya pihak LPPOM akan mensertifikasi terutama produk industri olahan laut atau pertanian, juga restoran.

"Paling tidak dua itu konsen, sambil jalan diberikan pembinaan fasilitas. Kami juga tidak hanya menyertifikasi tapi juga membangun kesadaran halal masyarakat di kampung tersebut," imbuhnya.

Konsep tersebut memang disampaikan kepada kepala desa atau lurah, lalu kemudian diidentifikasi kesiapan desa atau kelurahan, barulah setelah itu LPPOM MUI akan menurunkan tim untuk melakukan sertifikasi halal.

Adanya kampung pangan halal tersebut juga dilakukan dalam menyongsong kongres umat Islam se-Indonesia pada 2020 di Bangka Belitung.

Selain itu, Nardi mengharapkan kampung pangan halal bisa berlanjut menjadi kampung wisata halal hingga kampung syariah yang bisa menjadi objek wisata berkelas dunia. Meski begitu pihaknya memang tengah berupaya menyosialisasikan kampung pangan halal ini ke setiap kabupaten di Bangka Belitung.

"Sambil berjalan kami akan menggandeng dinas terkait untuk mengintegrasikan, bahkan kami berharap ada dana dari dinas terkait yang digabungkan kemudian bisa disertifikasi jadikan dulu satu atau dua sebagai the real kampung halal biar yang lain tinggal nyontek saja," tuturnya.

(Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved