Komentari Dokumen Pemecatan Prabowo, Gerindra: Satu Juta Lembar Kertas seperti Ini Tak Ubah Fakta

Gerindra Komentari Dokumen Pemecatan Prabowo: Satu Juta Lembar Kertas seperti Ini Tak Ubah Fakta

Komentari Dokumen Pemecatan Prabowo, Gerindra: Satu Juta Lembar Kertas seperti Ini Tak Ubah Fakta
TRIBUNMEDAN/DANIL SIREGAR
Prabowo menghadiri acara silaturahmi Nasional di Medan, Sumatera Utara. Di Mojokerto Jawa Timur, Prabowo mengungkapkan alasannya bisa bertahan 18 tahun dan hingga 3 kali ikut pilpres. 

Menanggapi dokumen tersebut, Gerindra balik mempertanyakan, kenapa menuntut orang malah lewat media sosial.

Gerindra bahkan turut menyebut nama Purnawirawan TNI Agum Gumelar dalam unggahannya.

Diketahui, Agum Gumelar sempat membuat publik heboh, karena mengungkit pemecatan Prabowo dari institusi TNI.

"Satu juta lembar kertas seperti ini muncul pun tidak akan mengubah fakta bahwa pak Prabowo tidak pernah dibuktikan bersalah di dalam pengadilan.

Nuntut orang bersalah kok di medsos, sana di bawa ke pengadilan. Atau minta pak Jenderal Agum Gumelar lapor ke pengadilan," tulis Gerindra.

Postingan Partai Gerindra soal pemecatan Prabowo (capture/Twitter)
Postingan Partai Gerindra soal pemecatan Prabowo (capture/Twitter)

Diketahui, Agum Gumelar pernah deklarasi mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

Agum Gumelar bahkan membentuk Relawan Bravo Cijantung, yang berisi anak para purnawirawan TNI.

Diketahui, video pernyataan Agum Gumelar menjadi viral dan ramai diperbincangkan publik.

Satu di antaranya kemudian diunggah oleh pengguna Facebook Ulin Ni'am Yusron, Minggu (10/3/2019).

Video berdurasi 9 menit ini memperlihatkan Agum Gumelar berbicara mengenai kisahnya saat menjadi anggota Dewan Kehormatan Perwira (DKP) di Tahun 1998.

Halaman
1234
Editor: asmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved