Tiga Remaja Belitung Kecanduan Hirup Bensin, Ternyata Dampaknya Bisa Bikin Ginjal Rusak

Tiga Remaja Belitung Kecanduan Hirup Bensin, Ternyata Dampaknya Bisa Bikin Ginjal Rusak

Tiga Remaja Belitung Kecanduan Hirup Bensin, Ternyata Dampaknya Bisa Bikin Ginjal Rusak
tribunkaltim.co/muhammad arfan
bensin eceran 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Belitung, menemukan bahan baru yang dipergunakan oleh kalangan remaja untuk mabuk, yaitu dengan menghirup atau mengisap uap bensin.

Belum lama ini, BNNK Belitung menemukan tiga remaja yang kecanduan mengisap Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kendaraan bermotor tersebut di Desa Aik Batu Buding, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung. Temuan ini setelah BNNK mendapat laporan dari pemerintah desa (Pemdes) setempat.

"Itu kategorinya sudah kecanduan. Mereka pengguna teratur dan memang sudah secara rutin mengisap bensin. Ketiganya warga Desa Air Batu Buding," ungkap Plt Kepala BNNK Belitung Dhanial, Jumat (22/3/2019).

Lanjut Dhanial, saat ini ketiganya sudah ditangani oleh petugas BNNK secara langsung.

"Iinformasi dari mereka, biasanya menggunakan bensin dari jam 3 sore sampai malam. Mereka mengaku mengisap bensin karena sekarang ini sedang trend," ungkap Dhanial.

Menurut Dhanial, mabuk menggunakan bensin sebagai bentuk pengalihan, lantaran saat ini mereka tidak bisa membeli obat batuk dalam jumlah banyak untuk mabuk.

Pemilik toko atau warung tidak memberikan orang yang membeli obat batuk sachet dengan jumlah banyak.

"Jadi bagaimana caranya, mereka bereksperimen sendiri. Awalnya hanya coba-coba saja, tapi semakin ke sini terus berlanjut dan keterusan. Sudah cukup lama mereka mengisap bensin itu, terhitung satu sampai dua bulan," ujar Dhanial.

Ia menambahkan, atas permintaan dari pemdes setempat, BNNKtelah memberikan sosialisasi di Desa Air Batu Buding.

"Keluarga yang bersangkutan juga sudah melaporkan diri, untuk rawat inap sudah beberapa orang tapi sudah dipulangkan, ada juga yang rawat jalan. Semuanya ada tiga orang," tandasnya.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved