Kementerian Tenaga Kerja Bangun 1.000 Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas di Seluruh Indonesia

Jenis bantuan yang diberikan meliputi pembangunan satu unit gedung workshop, peralatan pelatihan sebanyak satu paket, operasional kelembagaan

Kementerian Tenaga Kerja Bangun 1.000 Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas di Seluruh Indonesia
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Kementerian Ketenagakerjaan melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan 500 komunitas lembaga penerima bantuan untuk mengembangkan Balai Latihan Kerja (BLK). 

POSBELITUNG.CO - Kementerian Ketenagakerjaan melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan 500 komunitas lembaga penerima bantuan untuk mengembangkan Balai Latihan Kerja (BLK).

Sehingga total sudah ada 1.000 Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas diseluruh Indonesia yang resmi ditanda-tangani.

 "Perjanjian Kerjasama BLK Komunitas Tahap I Tahun 2019 sudah 500 pada Februari lalu dihadiri Presiden Jokowi. Hari ini tahap II, jadi total sudah 1.000 BLK Komunitas ditanda tangani semua," kata Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri, di kegiatan Perjanjian Kerjasama BLK Komunitas di Bekasi Convention Center, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Rabu (27/3/2019).

Gaji dan Bonus Mario Mandzukic saat Kontrak Baru di Juventus

Rahasia The Doctor Tetap Menjadi Ikon Olahraga MotoGP

Liga Inggris Pekan 32, Laga Berat Liverpool di Anfield Stadium Menjamu Tottenham

Conor McGregor Berencana Pensiun dan Fokus Geluti Dunia Bisnis Ini

Hanif menjelaskan pemenuhan 1.000 BLK ini dalam rangka menjalankan kebijakan Presiden RI Joko Widodo untuk menjadikan tahun 2019 ini sebagai tahun pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia melalui pendidikan dan pelatihan vokasi.

"Tahun tahun lalu pemerintah Jokowi arahnya pembangunan infrastruktur tapi untuk tahun 2019 ini pengembangan SDM. Ini untuk membantu agar akses masyarakat untuk dapat skill atau vokasi bisa lebih dekat, karena komunitas itu kan berada ditempat mereka tinggal," ujar Hanif.

Adapun anggaran dalam pembentukan 1.000 BLK Komunitas sebesar Rp 1 triliun. Sehingga setiap lembaga atau komunitas yang melakukan perjanjian kerjasama mendapatkan dana sebesar Rp 1 miliar.

"Komunitas itu lembaga pendidikan keagamaan atau lembaga keagamaan non-pemerintah salah satu pondok pesantren," ucapnya.

Jenis bantuan yang diberikan meliputi pembangunan satu unit gedunv workshop, peralatan pelatihan sebanyak satu paket, operasional kelembagaan, program pelatihan BLK komunitas sebanyak dua paket, dan program pelatihan bagi instruktur dan pengelola BLK Komunitas.

Adapun kejuruan pelatihan yang diimplentasikan pada BLKKomunitas meliputi refrigeneration dan teknik listrik, menjahit, teknik otomotif sepeda motor, pengolahan hasil pertanian, teknik las, woodworking, industri kreatif, maket, bahasa, dan teknologi informasi dan komunikasi.

"Ini bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan teknis berproduksi atau keahilan vokasi sesuai kebutuhan pasar kerja dan bagi komunitas masyarakat sekitarnya, sebagai bekal untuk mencari kerja atau berwirausaha," jelasnya.

Ia menilai permasalahan pengangguran selama ini bukan karena tidak adanya lapangan pekerjaan tetapi minim skill yang dimilik para pencari pekerjaan.

"Mereka banyak lulusan SD, SMP. Ada yang lulusan SMA atau SMK masih pengangguran itu ya karena minim skill dan miss match dengan apa yang menjadi kebutuhan perusahaan," katanya.

"Apalagi komitmen pak Jokowi tidak mau santri atau siswa dari lembaga pendidikan keagamaan serta masyarakat disekitarnya minim sekali dan nganggur. Kan perlu tambahan keterampilan atau hard skill jadi tidak mungkin santri jadi pengusaha atau apa. Makanya kita mudahkan akses mendapatkan pelatihan kerja sesuai dengan kebutuhan pasar kerja lokal," paparnya. 

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive.com judul: Resmi Kemnaker Bangun 1.000 BLK Komunitas di Seluruh Indonesia (*)

Editor: kamri
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved