Berita Belitung

Dua Terdakwa Tindak Pidana Pemilu Divonis Tiga Bulan Penjara Denda Sejuta, Masa Percobaan Enam Bulan

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpandan menyatakan dua terdakwa perkara tindak pidana pemilu bersalah

Dua Terdakwa Tindak Pidana Pemilu Divonis Tiga Bulan Penjara Denda Sejuta, Masa Percobaan Enam Bulan
posbelitung.co/dede s
Kedua pihak terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendengarkan penjelasan panitera pasca persidangan tindak pidana pemilu dengan agenda putusan hakim, Kamis (28/3/2019). 

POSBELITUNG.CO - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpandan menyatakan dua terdakwa perkara tindak pidana pemilu bersalah dengan vonis tiga bulan penjara dan denda satu juta subsider satu bulan penjara dengan masa percobaan selama enam bulan, Kamis (28/3/2019).

Putusan dibacakan oleh Ketua Majelis Adria didampingi Syaeful Imam dan Rino Adrian dihadapan terdakwa Mustar dan Mahmud yang didampingi penasehat hukum serta jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Belitung.

Atas putusan tersebut, kedua belah pihak sepakat memberikan tanggapan pikir-pikir.

"Hasil putusan sidang menyatakan kedua terdakwa terbukti secara sah dan bersalah melakukan tindak pidana pemilu. Masa percobaan itu artinya terdakwa tidak perlu menjalani hukuman kecuali ada putusan hakim bahwa terdakwa bersalah pada perkara yang sama dalam jangka waktu enam bulan itu," ujar Juru Bicara PN Tanjungpandan Andi Bayu Mandala.

Meskipun demikian, kedua terdakwa harus membayar denda masing-masing sebesar satu‎ juta atau bisa diganti dengan kurungan penjara selama satu bulan.

Sedangkan biaya persidangan dibebankan kepada kedua terdakwa sebesar masing-masing Rp 5000.

Sementara itu, Penasehat Hukum terdakwa Mustar mengatakan bahwa pihaknya menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut.

Menurutnya dalam jangka waktu tiga hari ke depan, penasehat hukum masih menunggu keputusan dari kliennya.

"Kami masih menunggu beliau rembuk dengan keluarganya dulu seperti apa dan sikapnya bagaimana. Karena kami PH hanya menjalankan mandat yang dimintakan beliau," ujar penasehat hukum terdakwa Wahyu Pamungkas Nugraha.

(Pos Belitung/Dede Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved