Rudianto Bahagia Kesehatan Warga Terbantu

Sebanyak 124 pasien dari total 315 pendaftar yang dinyatakan lolos proses skrining kesehatan telah dioperasi.

Editor: Fitriadi
Pos Belitung
Bakti sosial operasi katarak gratis bagi warga tidak mampu yang digelar Yayasan Rudi Center dan PDI Perjuangan telah selesai. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Bakti sosial operasi katarak gratis bagi warga tidak mampu yang digelar Yayasan Rudi Center dan PDI Perjuangan telah selesai.

Kegiatan yang dipusatkan di RSUD dr Marsjidi Judono, Kabupaten Belitung tersebut berlangsung Selasa (26/3) hingga Kamis (28/3) kemarin.

Sebanyak 124 pasien dari total 315 pendaftar yang dinyatakan lolos proses skrining kesehatan telah dioperasi.

“Saya bersyukur bakti sosial operasi katarak ini berjalan lancar. Saya bahagia karena bisa berbagi dan membantu masyarakat kurang mampu yang menderita katarak sehingga nantinya mereka bisa melihat lagi secara jelas,” ucap Pendiri Yayasan Rudi Center Rudianto Tjen.

Rudianto juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya agenda rutin tahunan di bidang sosial kemanusiaan tersebut. Antara lain RS Mata Cicendo, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), CBM Internasional, Yayasan Setia Bakti, RSUD dr Marsidi Judono, serta segenap panitia.

Saliwati (52), pasien katarak yang telah dioperasi mengaku senang dan bersyukur atas bantuan dari Rudi Center.

Ia merasa tertolong karena kalau tidak dibantu harus mengeluarkan biaya pengobatan yang mahal.

“Saya sangat berterima kasih sama beliau Rudianto Tjen. Semoga beliau panjang umur, dan murah rezekinya. Aamiin,” kata warga Gantung, Belitung Timur ini.

Senada disampaikan Marsyah (70). Ia merasa lega dan senang karena bisa membaca serta mengajari cucu-cucunya mengaji.

“Terima kasih kepada Rudianto Tjen yang telah membantu mengoperasi mat,” ucapnya sembari menambahakan masih menunggu arahan dari panitia maupun dokter terkait masa penyembuhan.

Bakti sosial operasi katarak gratis bagi warga tidak mampu yang digelar Yayasan Rudi Center dan PDI Perjuangan telah selesai.
Bakti sosial operasi katarak gratis bagi warga tidak mampu yang digelar Yayasan Rudi Center dan PDI Perjuangan telah selesai. (Pos Belitung)

Ketua Panitia Operasi Katarak Gratis Imam Wahyudi mengatakan, setelah pasien dioperasi, ada perawatan lanjutan dalam satu atau dua pekan ke depan. Jadi masih menjalani kontrol ke dokter mata di RSUD dr Marsidi Jundono.

“Ini kan baru pembukaan perban mata. Nanti akan dilakukan pengecekan lagi sampai bener-benar sembuh,” katanya.

Ia pun menyarankan agar pasien menggunakan kacamata guna menghindari cahaya sehingga tidak langsung kontak dengan matahari. Kemudian jangan membawa beban berat yang nantinya akan mengganggu proses penyembuhan.

“Selama proses penyembuhan, kami sarankan agar tidak terkena air. Kemudian saat tidur, jangan miring ke sebelah mata yang dioperasi,” ucapnya.

Lanjutnya, biasanya keluhan dan persoalan setelah operasi terjadi dalam satu hingga dua pekan ke depan. Seperti nyeri pada mata, keluar cairan, ada juga yang bengkak. Namun proses penyembuhan bisa lebih cepat apabila mengikuti anjuran atau saran dari dokter.

Imam menambahkan, selain operasi katarak, program-program Yayayan Rudi Center dan PDI Perjuangan ke depan di antaranya berupa sunatan massal maupun pengobatan lainnya yang semuanya gratis.

Selain itu ada juga program pendidikan berupa beasiswa untuk anak-anak tidak mampu dan berprestasi. (r6/nto)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved