Valentino Rossi Akhiri 11 Seri Tanpa Podium di GP Argentina, Kudeta Dovizioso di Lap Akhir

Pebalap Monster Energy Yamaha tersebut mengakhiri 11 seri tanpa podium di Termas de Rio Hondo, Minggu (31/3/2019) dengan merebut posisi kedua.

Valentino Rossi Akhiri 11 Seri Tanpa Podium di GP Argentina, Kudeta Dovizioso di Lap Akhir
Instagram/@valeyellow46
Selebrasi standing Valentino Rossi setelah meraih podium kedua di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, Senin (1/4/2019). 

POSBELITUNG.CO, ARGENTINA - GP Argentina jadi saksi Valentino Rossi masih menjadi pebalap yang tidak boleh dianggap remeh.

Pebalap Monster Energy Yamaha tersebut mengakhiri 11 seri tanpa podium di Termas de Rio Hondo, Minggu (31/3/2019) dengan merebut posisi kedua.

Sepanjang balapan, aksi Rossi bertarung dengan Andrea Dovizioso dari tim Ducati paling banyak dilihat.

Pada lap terakhir, juara dunia sembilan kali tersebut merebut posisi kedua dari Andrea.

“Setelah Dovi berada di depan saya sepanjang balapan, saya berusaha terus dekat dengannya karena saya merasa motor M1 dalam kondisi sempurna. Namun untuk mengalahkan Dovi saya harus benar-benar tepat melakukannya. Saya mencoba di tikungan tujuh, saya tidak terlalu melebar. Saya tahu bertarung dengan Dovi selalu hebat dan menang di putaran terakhir sangat menyenangkan,” ucap Rossi usai balapan.

Aksi Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, Senin (1/4/2019).
Aksi Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, Senin (1/4/2019). (Twitter/@MotoGP)

Rossi menilai hasil ini sangat krusial untuk musim balapnya tahun ini. Sesi kualifikasi selalu menyulitkan baginya semua pebalap sangat kuat mencatatkan waktu tercepat.

“Saya harus 120 persen berusaha. Bahkan jika hanya 110 persen, kita akan ada di baris ketiga, sangat sulit. Jadi ketika saya start di baris kedua itu lebih baik,” ucap Rossi.

Rossi saat ini berada di posisi ketiga klasemen sementara. Tapi pebalap Italia tersebut tidak ingin terlena karena saat ini situasi terus berubah dari satu balapan ke balapan yang lain.

“Sekarang kita pergi ke Austin yang menjadi sirkuit tersulit di musim ini. Tapi saya suka di sana karena sangat teknis dan saya kuat tahun lalu. Saya mencoba sekuat mungkin di sana,” ucap Rossi.

Kemenangan Rossi ini juga bertepatan dengan ulang tahun permulaan kariernya 23 tahun lalu saat berlaga di kelas 125 cc GP Malaysia dengan finis di posisi keenam.

Rossi melihat kariernya terbagi menjadi dua dimana bagian pertama adalah saat dirinya memenangi banyak balapan dan kemudian kesulitan karena banyaknya pebalap muda yang lebih kuat.

“Itu saat dimana saya bisa saja memutuskan untuk berada di rumah dan melihat semua piala yang saya punya dan berbahagia dengan itu. Tapi saya memilih untuk melanjutkan apa yang saya sukai. Dan itu pilihan saya,” kata Rossi. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul "Raih Podium, Rossi Ceritakan Usahanya Salip Dovizioso"

Editor: tidakada024
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved