Breaking News:

Ancaman bagi Debt Collector Jika Rampas Motor Kreditur

Beberapa daerah melalui pihak kepolisian sudah mengultimatum para debt collector.

instagram.com/infodepok_id
Tim Jaguar Polres Depok mendatangi debt collector di Depok, Jabar. 

Seperti Bekasi, Kab. Tangerang dan banyak lagi daerah juga pasang spanduk pengumuman agar melapor ke pihak kepolisian jika mengalami perampasan kendaraan oleh debt collector.

Dan omongan polisi itu terbukti, dikutip dari Tribunjatim.com pada  Juni 2018 lalu.

Debt collector bernama Dedi Marihot Simanjuntak (45), warga Karangpilang Surabaya tewas dilumpuhkan dengan tembakan oleh anggota Polres Lamongan di Simpang Empat Duduksampeyan, Gresik. 

Petugas menembak pelaku disebabkan hampir menabrak anggota Polisi dan berusaha kabur membawa dump truk hasil rampasan.

Terungkapnya kejadian itu ketika ada laporan melalui anggota Polres Lamongan.

Laporan yang diterima Polres Lamongan ada oknum debt collector melarikan diri menggunakan dump truk.

Diketahui Nopol truk S 8679 HH ke arah Gresik sedang dikejar oleh tim Buser Polres Lamongan. 

Secara hukum debt collector disebut ilegal karena melakukan intimidasi kepada pemilik kendaraan yang bermasalah pembayarannya.

Hal ini sudah diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). 

Berdasarkan Pasal 368 KUHP pasal (1) yang berbunyi:

Halaman
123
Editor: Fitriadi
Sumber: Motor Plus
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved