Breaking News:

Ini Dia 5 Jenis Sampah Terbanyak di Bumi, dari Puntung Rokok hingga Styrofoam

1950, produksi sampah dunia ada di angka 2 juta ton per tahun. 65 tahun setelah itu, pada 2015 produksi sampah ada di angka 381 juta ton per tahun.

ANTARA FOTO/NYOMAN HENDRA WIBOWO
Wisatawan mancanegara turut membersihkan sampah yang terdampar akibat cuaca buruk di Pantai Kuta, Badung, Bali, Senin (11/2/2019). Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Bali berdampak pada arus laut yang terus membawa sampah dari daerah lain dan terdampar sejumlah pantai bagian selatan Bali. 

5 Jenis Sampah Terbanyak di Bumi, dari Puntung Rokok hingga Styrofoam

POSBELITUNG.CO- Berdasarkan data ScienceMag, jumlah produksi sampahplastik global sejak 1950 hingga 2015 cenderung menunjukkan peningkatan.

Pada 1950, produksi sampah dunia ada di angka 2 juta ton per tahun. Sementara 65 tahun setelah itu, pada 2015 produksi sampah ada di angka 381 juta ton per tahun.

Angka ini meningkat lebih dari 190 kali lipat, dengan rata-rata peningkatan sebesar 5,8 ton per tahun.

Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton/ tahun dimana sebanyak 3,2 juta ton merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut.

Sayangnya sebagian besar sampah membutuhkan waktu lama untuk terurai dan akhirnya justru berujung di lautan. Berikut adalah sampah yang mencemari lautan dilansir dari berbagai sumber.

1. Puntung rokok

Ilustrasi puntung rokok
Ilustrasi puntung rokok (Geek.com)

Kelompok konservasi kelautan, Ocean Conservancy, yang berbasis di Washington DC mengungkap bahwa sampah yang paling banyak ditemukan di lautan adalah puntung rokok

Sejak mulai mengumpulkan sampah pada 1986, kelompok itu telah mengumpulkan lebih dari 60 juta puntung rokok hanya di pantai sekitar Washington DC.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan dilakukan oleh jutaan orang. Setidaknya dua pertiga puntung rokok ditemukan berserakan di trotoar atau selokan, dan akhirnya berujung di lautan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved