Penumpang yang Paksa Pramugari EVA Air Bersihkan Bokongnya Ini Akhirnya Meninggal

Seorang penumpang pria bertubuh besar memaksa dua pramugari EVA Air membersihkan bokongnya seusai buang air besar di dalam pesawat.

Penumpang yang Paksa Pramugari EVA Air Bersihkan Bokongnya Ini Akhirnya Meninggal
Facebook/Jeff Lin
Penumpang EVA Air ini disebut memaksa pramugari untuk membersihkan pantatnya seusai buang air saat penerbangan pada 19 Januari 2019. 

Venus Fung, mengatakan maskapai penerbangan harus mengajar para pekerja tentang cara menangani pelecehan.

Fung mengatakan masalah itu tidak pernah diangkat dalam pelatihan perusahaannya.

Dia mengatakan bahwa secara fisik dilecehkan oleh seorang pilot yang menyentuh dada, pinggang dan bagian bawah tubuhnya.

Pilot tersebut berkomentar bahwa dia memiliki tubuh yang bagus, ketika dia baru bekerja lebih dari dua tahun yang lalu.

"Pada saat itu saya benar-benar marah, tetapi saya juga panik dan takut. Pikiran saya benar-benar kosong - saya tidak tahu apa yang harus dilakukan atau bagaimana bereaksi," kata Fung, yang bekerja untuk maskapai Eropa.

Manajer kabin yang menyaksikan insiden itu tidak mau turun tangan.

Akibatnya Fung berhenti memakai rok di tempat kerja selama lebih dari setahun dan memilih celana panjang sebagai gantinya.

Dia telah melatih rekan-rekannya tentang cara melaporkan pelecehan seksual dan mencari bantuan, tetapi mengatakan perubahan budaya jangka panjang diperlukan.

"Ketika seorang pramugari keluar itu terlihat sangat mewah dengan seragam dan riasan. Ada fantasi di industri ini dan sulit untuk mengubah persepsi publik, tetapi itu benar-benar tidak bisa menjadi alasan untuk mendapat perilaku buruk," kata Fung, menyerukan kampanye peningkatan kesadaran.

"Pendidikan adalah kunci untuk mengubah sikap orang. Sulit untuk dilakukan dalam semalam, itu membutuhkan waktu, tetapi itu tidak berarti kita tidak perlu melakukan hal-hal ini."

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved