Penumpang yang Paksa Pramugari EVA Air Bersihkan Bokongnya Ini Akhirnya Meninggal

Seorang penumpang pria bertubuh besar memaksa dua pramugari EVA Air membersihkan bokongnya seusai buang air besar di dalam pesawat.

Penumpang yang Paksa Pramugari EVA Air Bersihkan Bokongnya Ini Akhirnya Meninggal
Facebook/Jeff Lin
Penumpang EVA Air ini disebut memaksa pramugari untuk membersihkan pantatnya seusai buang air saat penerbangan pada 19 Januari 2019. 

Kisah 3 Pramugari yang Dilecehkan dan Nyaris Diperkosa

Di Indonesia, seperti dilaporkan Tempo.co, ada juga sejumlah kasus dugaan pelecehan yang menimpa para pramugari.

1. Dilecehkan Penumpang

Insiden dugaan pelecehan terjadi terhadap seorang pramugari Garuda Indonesia, Rabu lalu, 25 Mei 2016.

Dalam sejumlah gambar yang tersebar di sejumlah media sosial, peristiwa terjadi saat Garuda GA216 dalam penerbangan Jakarta menuju Yogyakarta.

Ketika pramugari itu membagikan makanan, dua penumpang membuat candaan berbau pelecehan seksual saat memesan minuman.

Tak terima diperlakukan semena-mena, pramugari itu melaporkan kejadian tersebut ke kapten dan FSM/purser yang bertugas.

Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia Benny Butarbutar saat itu menyesalkan kejadian tersebut.

Apalagi pramugari tersebut dilecehkan saat sedang menjalankan tugasnya.

"Tolong jangan artikan keramahan kami dengan sembarangan," katanya, Sabtu, 28 Mei 2016.

Saat diklarifikasi petugas Avsec, Benny mengatakan kedua penumpang itu telah mengakui kesalahannya.

Selama proses penyelesaian, awak kabin didampingi kapten, FSM, dan perwakilan Garuda Indonesia setempat.

Ia mengatakan kejadian tersebut masih dalam tahap ringan.

2. Nyaris Diperkosa Pemain Bola

Bekas penyerang andalan Sriwijaya Football Club (SFC), Palembang, Hilton Moreira, ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan pelecehan seorang pramugari.

Walaupun akhirnya Hilton dibebaskan secara bersyarat oleh Polda Metro Jaya, Senin malam, 27 Februari 2012.

Hilton ditetapkan Polres Metro Tangerang sebagai tersangka dalam kasus pelecehan pramugari Lion Air, LS, 19 tahun, di Apartemen The Colour Modernland, Cikokol, Tangerang, Rabu dinihari, 22 Februari 2012.

Saat itu pun dia terancam dipecat dari klub papan atas Liga Indonesia tersebut.

Hilton diduga melakukan pelecehan seksual terhadap LS di sebuah kamar di Apartemen Modern Land, Tangerang, pada Senin malam, 20 Februari 2012.

Saat itu, LS kaget ketika di kamar ada pria-pria berkulit gelap, salah satu pria itu adalah Hilton Moreira.

Hilton Moreira mengaku sempat tertidur kemudian terbangun.

Mantan pemain Persib Bandung itu kemudian mulai melecehkan LS secara seksual.

Atas peristiwa ini, korban akhirnya melaporkan Hilton di Kepolisian Resor Metro Tangerang, Banten, pada Rabu, 22 Februari 2012.

3. Dilecehkan Saat Tes

Kantor berita Korea Selatan, Yonhap, menuding Garuda pernah melecehkan calon pramugari saat tes penerimaan pada April 2011.

Pelecehan terjadi saat pihak Garuda mewawancarai calon awak kabin asal Korea.

Seorang wanita mengaku diperintahkan melepaskan semua pakaiannya, kecuali pakaian dalam, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

Saat itu, seorang dokter pria disebut meraba payudara calon pramugari dengan alasan memeriksa implan payudara.

Pemasangan implan, menurut aturan perusahaan, dianggap membahayakan awak kabin ketika bertugas.

Setelah kejadian tersebut, para pelamar langsung mengajukan komplain atas prosedur yang memalukan dan membuat mereka tidak nyaman itu.

Juru bicara Garuda Indonesia saat itu, Pujobroto, membantah adanya dugaan pelecehan tersebut.

"Itu sama sekali tak benar. Tak ada pelamar yang diminta tampil tanpa busana saat rekrutmen pramugari di Korea," kata Pujobroto, Agustus 2011.

Ia menegaskan, pemeriksaan kesehatan oleh Garuda sesuai dengan standar yang berlaku di dunia penerbangan.

Dokter yang melakukan pemeriksaan juga mengacu pada standar profesi dan terikat sumpah dokter.

"Ada staf lokal yang mendampingi untuk membantu menjelaskan pemeriksaan," katanya.

Meski demikian, Pujobroto menyatakan Garuda belum berencana melayangkan somasi terhadap Yonhap maupun The Korea Herald, yang ikut memberitakan kasus ini.

Walikota Terkorup Ini Sukses Curi Hati Rakyatnya Lagi Melalui Kampanye Tikus Got

Robot, Tengkorak Vampir dan 5 Temuan Ini Jadi Bukti Zaman Dulu Lebih Canggih Dibanding Sekarang

Gara-gara Penumpang Coba Nyalakan Rokok Dua Kali di Pesawat, Penerbangan Dialihkan

Harga Tiket Kelas Eksekutif Mulai Rp 150 Ribu, Ini 7 Tiket Kereta Api Murah Rute Jakarta-Bandung

Politikus Gerindra Pius Lustrilanang Sebut Quick Count Tak Pernah Meleset Sejak 2004

Artikel ini sebelumnya tayang di Kompas.com berjudul: Penumpang yang Paksa Pramugari EVA Air Bersihkan Bokongnya Meninggal di Thailand

Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved