Berita Belitung

Angkat Budaya Daerah, Disbudpar Belitung Timur Gelar Even Ngembarik De Belitong Timur

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian pembuka even "Ngembarik De Belitong Timur" yang akan dilaksanakan mulai 22 April 2019

Angkat Budaya Daerah, Disbudpar Belitung Timur Gelar Even Ngembarik De Belitong Timur
Posbelitung.com/Suharli
Kepala Disbudpar Belitung Timur, Evi Nardi diselah kegiatan seminar ke daerah Ngangkit Teras Terendam Menjajaki Peran Penggawe Adat Sebagai Pengawal Budaya Senin, (22/4/2019) 

POSBELITUNG.COM-- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Belitung Timur mengelar seminar ke daerah dengan tema "Ngangkit Teras Terendam Menjajaki Peran Penggawe Adat Sebagai Pengawal Budaya", bertempat di Ruang Satu Hati Bangun Negeri, Kator Bupati Belitung Timur.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian pembuka even "Ngembarik De Belitong Timur" yang akan dilaksanakan mulai 22 April 2019 sampai dengan puncak acara pada 28 April 2019 akan datang. Kegiatan ngembarik de Belitong Timor akan dipusatkan di Desa Simpang Tige, kacamatan Simpang Renggiang, Belitung Timur.

Acara ini merupakan rangkaian awal event yang juga tindak lanjut kesepakatan bersama pemerintah antara Kabupaten Belitung Timur dengan direktorat Diplomasi dan Warisan Budaya Dirjen kebudayaan Kemendikbud RI dengan dinas kebudayan pariwista Belitung Timur.

Kepala Disbudpar Belitung Timur, Evi Nardi menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya-budaya yang ada di Pulau Belitong, kususnya di Kabupaten Belitung Timur.

Menurut Evi budaya di pulau ini harus diingatkan kembali terutama kepada anak-anak generasi muda, dan masyarakat, berserta dinas terkait.

"Makanya masyarakat, pelajar SMA/SMK, dinas terkait dan para dukun kampong, forum perdukunan se-Belitong kami ikut sertakan dalam seminar daerah, biar dapat sama-sama mengawal budaya yang sudah akan pudar dimasyarakat pulau Belitong, untuk mengingatkan lagi," jelas Evi kepada posbelitung.com, Senin (22/4/2019).

"Kalau tidak kita lestarikan dari sekarang akan punah, makanya sesuai dengan amanat undang-undang nomor 5 tahun 2015 tentang pemajuan, satu diantaranya pelestarian tradisi," ujar Evi

Narasumber dalam kegitan tersebut, Direktur Warisan dan Dipolomasi Budaya Dirjen kebudayaan Kemendikbud, Dr Najamudin Ramli, Kepala Disbudpar Evi Nardi, Pemerhati budayaFitrhrozi, ketua lembaga adat masyarakat Belitung Timur Andi Susanto, penulis buku Rampai tradisi Lisan Melayu, Adiguna.

Rangkaian kegiatan nantinya yakni 22 April Gawai Ngemping, (23/4) bedah buku warisan Simpang Tige, (25/4) jelajah budaya Simoang Tige, (26/4) seri'an ngupi kite ngembarik workshop kemahiran dan oermainan tradisional, (27/4) gawai ngelepat gede, acara puncak pada (28/4) 1001 de maras tahun sajian santap bersama 4004 orang.

Evi menjelaskan memilih Desa Simpang Tiga sebagai pusat pelaksanaan event Ngembarik De Belitong Timur, karena desa tersebut merupakan satu diantara desa tertua yang ada di Belitung Timur. (Posbelitung.com/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved