Gigi Bolong Warisan, Kisah Mbah Sayem, Penderita 'Gigi Bolong' 9000 Tahun Lalu

Dari beberapa temuan pada masa prasejarah, penyebab utama karies adalah jenis makanan dan pola hidup masyarakat di zaman dulu.

Gigi Bolong Warisan, Kisah Mbah Sayem, Penderita 'Gigi Bolong' 9000 Tahun Lalu
Anita Tamu Ina
Penderita karies tertua di Indonesia masih disabet Mbah Sayem asal Pacitan 

Kisah Mbah Sayem, Penderita 'Gigi Bolong' 9000 Tahun Lalu dari Pacitan

POSBELITUNG.CO - Kerusakan gigi sudah terjadi pada manusia sejak zaman prasejarah.

Dari beberapa temuan pada masa prasejarah, penyebab utama karies adalah jenis makanan dan pola hidup masyarakat di zaman dulu.

Di era Holosen atau sekitar 9000 SM, masyarakat kebanyakan sudah tidak hidup berburu lagi.

Sehingga bahan makanan yang mereka konsumsi tidak berasal dari daging hasil buruan.

Pada masa itu, nenek moyang kita sudah mengonsumsi bahan makanan yang banyak mengandung karbohidrat yang berasal dari pertanian.

Faktor lain, tentu saja soal kurangnya perawatan dan pembersihan mulut dan gigi dalam jangka waktu lama.

Di Indonesia, bukti karies gigi ditemukan bersamaan dengan ditemukannya sisa rangka manusia di situs Song Terus Pacitan sekitar 18 tahun lalu.

Dia hidup sekitar 9.000 tahun lalu.

Oleh masyarakat sekitar dan tim peneliti, rangka manusia ini dikenal dengan sebutan Mbah Sayem atau ST1 (Song Terus 1).

Halaman
12
Editor: tidakada016
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved