Breaking News:

Penyebar Video Masturbasi Bisa Dijerat UU ITE dan UU Pornografi

Masyarakat diharapkan tidak menyebarkan informasi yang mengandung unsur pornografi atau asusila, termasuk masturbasi, di sosial media.

Editor: Fitriadi
Thinkstock/AndreyPopov
Ilustrasi pornografi 

Sebarkan Video Masturbasi Bisa Terjerat UU ITE dan UU Pornografi

posbelitung.co - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam menggunakan sosial media.

Masyarakat diharapkan tidak menyebarkan informasi yang mengandung unsur pornografi atau asusila, termasuk masturbasi, di sosial media.

"Masyarakat harus hati-hati saat menggunakan sosial media. Jangan sembarangan menyebarkan informasi di masing-masing akun sosial media," kata Argo saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (25/4/2019).

Menurut Argo, masyarakat yang terbukti merekam atau menyebarkan konten video atau foto yang mengandung unsur pornografi dapat dijerat Undang-Undang Interaksi dan Transaksi Elektronik serta Undang-Undang Pornografi.

Salah satunya adalah Pasal 27 UU ITE yang mengatur tentang pendisitribusian konten bermuatan asusila, perjudian, penghinaan atau pencemaran, dan pemerasan atau pengancaman.

"(Masyarakat yang terbukti menyebarkan) kena UU ITE dan UU Pornografi," ujarnya.

Pekan ini, jagat sosial media dihebohkan dengan beredarnya sebuah video masturbasi.

Video tersebut diunggah secara gamblang oleh beberapa akun Twitter anonim, salah satunya akun @banyusadewa.

Kini, akun yang sebelumnya memberi tautan maupun yang memajang langsung klip-klip masturbasi tersebut diketahui telah menghapus kicauannya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved