Paska Banjir di Belitung, PMI Lakukan Pengecekan Air Sumur Layak Konsumsi

Empat sumur di kawasan banjir Tanjungpandan kemarin, dinyatakan tidak layak konsumsi.

Paska Banjir di Belitung, PMI Lakukan Pengecekan Air Sumur Layak Konsumsi
(Pos Belitung/Yuranda)
Palang Merah Indonesia (PMI) Mengecek Air Sumur Paska Banjir, Minggu(28/04/2019) 

POSBELITUNG.CO - Empat sumur di kawasan banjir Tanjungpandan kemarin, dinyatakan tidak layak konsumsi. Hal ini disampaikan oleh Anggota Palang Merah Indonesia (PMI) Penanganan Air dan Sanitasi Kabupaten Belitung, Halil.

Ia mengatakan saat ini sedang melakukan pengecekan terhadap sumur yang keruh dan kotor.

"Ada empat sumur yang mengalami tidak layak konsumsi, masing - masing NTU (tingkat Kekeruhan air) 10 sampai dengan 18 NTU. sedangkan standarnya maksimal 5 NTU, jika kurang atau mendekati 5 maka layak dikonsumsi," kata Halil saat dijumpai Pos Belitung, sedang mengecek sumur, Minggu (28/04/2019).

Lanjutnya, kalau daerah yang terkena banjir biasanya dua sampai tiga hari tidak layak konsumsi. Bila ingin mengkonsumsinya tunggu sampai terlihat jernih lagi. Untuk memasaknya juga disarankan lama.

"Sehabis banjir dampak penyakit kulit, gatal-gatal dan alergi. Untuk saat ini belum terlihat dampak dan diharapkan untuk masyarakat untuk menjaga kebersian. Kalau mereka minum air langsung dari sumur bisa mengganggu pencernaannya, untuk sekarang air itu hanya bisa digunakan untuk mencuci dan mandi saja, sedangkan untuk minum dan masak harus beli air bersih lagi," pungkasnya.

(Posbelitung/Yuranda)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved