Mengulik Lubang Bekas Peluru Meriam Pasukan Sunan Kuning Saat Menyerbu Keraton Kartasura

Lubang besar di bekas benteng Srimanganti Keraton Kartasura, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah itu masih tampak jelas.

Mengulik Lubang Bekas Peluru Meriam Pasukan Sunan Kuning Saat Menyerbu Keraton Kartasura
TRIBUNJOGJA/SETYA KS
Lubang besar di tembok Srimanganti Keraton Kartasura akibat tembakan meriam pasukan Sunan Kuning. Di pintu inilah pasukan penyerbu memasuki cepuri keraton, tempat tinggal raja. 

Pengunjung situs sejarah budaya itu bisa dihitung jari.

"Selain peziarah, kadang juga ada rombongan anak sekolah," kata Freddo.

Memang tidak banyak yang bisa dilihat di bekas kerajaan besar itu, selain ribuan makam yang terawat maupun yang sudah tak pernah dipelihara lagi.

Selain lubang di benteng Srimanganti, jejak Keraton Kartasura lain adalah titik lokasi bekas kamar tidur raja.

Lokasi itu ditandai sebuah paseban terbuka yang fisik bangunannya belum terlalu lama.

Lubang besar di tembok Srimanganti Keraton Kartasura akibat tembakan meriam pasukan Sunan Kuning. Di pintu inilah pasukan penyerbu memasuki cepuri keraton, tempat tinggal raja. (TRIBUNJOGJA/SETYA KS)
Lubang besar di tembok Srimanganti Keraton Kartasura akibat tembakan meriam pasukan Sunan Kuning. Di pintu inilah pasukan penyerbu memasuki cepuri keraton, tempat tinggal raja. (TRIBUNJOGJA/SETYA KS) 

Di paseban itu ada dua batu besar berselimut kain ungu, sebagai penanda bekas kamar raja.

Ada pohon beringin besar menaungi spot ini.

"Katanya sih ini lokasi paling wingit, dijaga ular besar, tapi hanya orang tertentu yang bisa melihatnya," jelas Freddo.

Beberapa waktu lalu di lokasi ini, digunakan untuk rekaman mata acara uji nyali oleh sebuah stasiun televisi.

"Nggak ada yang kuat, semua peserta angkat tangan ketakutan," lanjut lulusan sebuah sekolah komputer di Solo ini.

Halaman
1234
Editor: edy yusmanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved