Breaking News:

Begini Aturan Menurut Dokter Jika Pengidap Diabetes Ingin Puasa

Permulaan ibadah puasa sudah tinggal hitungan hari. Supaya puasa lancar, rupanya ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan dan diketahui

Editor: Fitriadi
kompas.com
Ilustrasi: Kadar gula darah yang tidak terkontrol pada penyandang diabetes bisa menyebabkan berbagai komplikasi. 

Sementara itu, serat tidak larut dapat meningkatkan motilitas dan mencegah konstipasi, menurunkan risiko diabetes melitus, dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Nah, ketika berbuka puasa, batasi makanan atau minuman yang bergula tinggi.

Sebaliknya, ganti dengan makanan bergula yang tinggi serat dalam porsi tidak melebihi 10 persen dari total kebutuhan kalori, misalnya kurma atau potongan buah segar.

“Kalau bisa, yang ada proteinnya,” imbuh Juwalita yang memberi contoh untuk mengganti bubur sumsum menjadi bubur kacang ijo sebagai pilihan yang lebih sehat.

Ketika waktu makan malam tiba, piring Anda harus berisi komposisi lengkap, termasuk karbohidrat, protein, serat, dan sedikit lemak.

Proses memasaknya bisa direbus, dibakar, dipanggang, dikukus, ditumis atau disajikan segar. Sebaliknya, hindari makanan yang digoreng.

Sebelum tidur, Anda juga bisa mengonsumsi selingan malam yang mengandung serat.

Untuk jadwal minum, Juwalita menjelaskan bahwa kebutuhan air di bulan puasa sama saja dengan hari-hari biasanya, yaitu 8 gelas air atau dua liter per hari.

Oleh karena itu, diperlukan strategi khusus untuk memenuhi kebutuhan ini.

Minumlah dua gelas air saat sahur, satu gelas saat berbuka, satu gelas setelah hidangan berbuka, satu gelas sebelum makan, dua gelas sehabis makan, dan satu gelas lagi menjelang tidur.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved