Breaking News:

Perempuan yang Suka Makan Jarinya Sendiri Kini Jalani Terapi di RS Jiwa Surabaya

"Selain dengan minum obat, Fitriani juga menjalani psikoterapi secara intensif di sini sampai waktu yang belum ditentukan," terangnya.

Editor: Fitriadi
Shutterstock
lustrasi 

SURABAYA, posbelitung.co - Fit (29), warga Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, memiliki kebiasaan aneh, yakni menggigit jarinya sendiri.

Akhirnya, Fit pun dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya pada 21 April lalu. Hingga Selasa (7/5/2019), Fit terlihat lebih baik dari 2 pekan sebelumnya sejak baru masuk ke RS Jiwa Menur Surabaya.

Bahasa yang disampaikannya mulai tertata baik, cara komunikasinya dengan pengunjung juga disebut dokter cukup bagus.

"Dia termasuk pasien dengan adaptasi yang sangat cepat. Hanya dalam 2 pekan, sudah banyak perubahan," kata dr Lila Nurmayanti, dokter yang menangani pasien gangguan jiwa.

Fit adalah pasien penderita gangguan jiwa berat. Jika kambuh, dia disebut kerap memakan jari-jarinya sendiri.

Pada 21 April lalu, dia dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Menur di Surabaya untuk menjalani perawatan khusus atas rekomendasi tim dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.

Dua pekan menjalani pengobatan di Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya, Fit terlihat lebih terawat. Kedua tangan perempuan berhijab itu dibalut perban.

Jari-jarinya tampak tidak lagi utuh. Dokter Lila tidak berani memastikan jari-jari Fit yang tidak utuh itu karena dimakan sendiri atau bukan.

"Tapi menurut informasi dari keluarganya seperti itu (dimakan sendiri, red)," kata dr Lila.

Hasil pemeriksaan intensif tim dokter, Fit mengalami gangguan jiwa akibat masalah keluarga yang dihadapinya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved