Alternatif Himpun Dana Tanpa IPO, Inilah Fintech Equity Crowdfunding

Sekilas mungkin sama dengan konsep investasi selama ini, di mana investor urun dana untuk mendanai suatu emiten tertentu.

Alternatif Himpun Dana Tanpa IPO, Inilah Fintech Equity Crowdfunding
Shutterstock
Ilustrasi fintech 

Keuntungannya dari segi lingkungan adalah bambu menyera karbondioksida sehingga sangat ramah bagi kesehatan.

Ke depan kita cari proyek perusahaan yang bisa memanfaatkan lahan untuk menanam bambu. Kalau ini dikembangkan, akan ada industri terintegrasi yang eco friendly," kata Agus.

Perbedaan antara equity crowdfunding dengan investasi lain seperti pasar saham dan reksa dana yakni sifatnya yang profit sharing.

Investor yang meminjamkan modal akan mendapatkan saham perusahaan, serta mendapatkan keuntungan perusahaan sesuai dengan porsi saham mereka. Co Founder Likuid Kenneth Tali mengatakan, Equity Crowdfunding diibaratkan sebagai lapangan bola, di mana mempertemukan pemain yakni investor dengan bolanya yakni pengusaha kecil.

Likuid sendiri bentuknya seperti marketplace, di mana terdapat investor dan juga produk-produk yang diinvestasikan.

Likuid fokus pada sektor startup dan industri kreatif. "Kalau startup biasanya akan investasi ke orang yang lebih kenal. Nah, orang dari Surabaya, Kalimantan, Medan, mereka punya startup tapi tidak punya jaringan, mereka bisa kenalan di sini," jelas Kenneth.

Kenneth mengatakan, equity crowdfunding menarik bagi invetsor karna banyak industri yang tertutup karena limitasi akses dan uang. Misalnya, akses orang masuk ke bisnis properti terbatas karena butuh dana besar, sementara di kalangan menengah biasanya lari ke reksa dana.

Di luar itu, masih ada industri lain seperti industri kreatif yang butuh pendanaan, tapi bukan berbentuk perseroan terbuka (PT). Apalagi industri kreatif sedang gencar digalakkan di Indonesia.

Equity crowdfunding ini bisa dijadikan alternatif oleh investor kalangan menengah untuk mencoba membangun industri kreatif maupun usaha kecil lainnya. "Industri ini bisa jadi jauh lebih booming karena mereka bisa lihat apa yang bisa mereka investasikan," terang Kenneth. (*)

Berita ini terbit di Kompas.com berjudul Mengenal Fintech Equity Crowdfunding, Alternatif Himpun Dana Tanpa IPO

Editor: Jaryanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved