Staf KPU yang Bertugas Uploud Data ke SITUNG Curhat Sindir Tukang Fitnah dan Penyebar Hoax

Curhat Staf KPU yang Bertugas Uploud Data ke SITUNG, Sindir Tukang Fitnah dan Penyebar Hoax

Staf KPU yang Bertugas Uploud Data ke SITUNG Curhat Sindir Tukang Fitnah dan Penyebar Hoax
Facebook/Muh Heri Suryono
Staf KPU Kulon Progo 

Teganya anda diluar yg tinggal duduk manis sambil pegang hp memfitnah kami berbuat curang dan menyebarkan isu hoax yg menyerang kami sebagai penyelenggara, namun anehnya setiap saudara / teman kami yg ikut sebarkan hoax di socmed kami ajak tabayyun datang melihat proses Situng sampai saat ini belum ada yang mau memenuhi undangan kami.

NB: setiap operator situng di KPU harus di SK kan dan disampaikan ke KPU RI utk selanjutnya akan mendapatkan register username dan password vpn khusus serta registrasi otp (one time password kayak di mbanking) jadi tdk bisa sembarang orang yang mempunyai akses serta ada log setiap upload hasil scan & entry yg dkrm ke server kpu ri, setelah itu harus di verifikasi oleh verifikator
Sblm tampil di web hasil pemilu 2019.

Perhatikan gambar dengan jeli, screenshot merupakan tampilan utk operator tdk akan terlihat jumlah rekap masing2 partai maupun capres di tiap kabupaten, yang ada hanya warna hijau menggambarkan isian benar dan warna kuning menggambarkan isian / entry salah jumlah, hal tersebut bisa karena kesalahan dari kpps bisa juga salah entry oleh petugas, jadi kami saja gatau berapa raihan total dari capres / parpol yang kami entry kecuali sudah di verifikasi sesuai antara isian entry dan pindai / scan dan akan tampil di situs pemilu2019.kpu.go.id

SITUNG sekali lagi bukan merupakan hasil akhir penetapan calon terpilih namun hanya sbg instrumen keterbukaan informasi di KPU, untuk hasil pemilu sesuai undang undang adalah melalui rekap manual berjenjang di kecamatan-kabupaten-provinsi-pusat"
 

KPU Dilaporkan Gara-gara Situng

Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) terkait input data Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng).

Pelapor adalah Advokat Cinta Tanah Air (ACTA).

Mereka mengadukan komisioner KPU atas dugaan adanya kesalahan input data dalam Situng.

"Jadi ada beberapa yang kami temukan, yang pertama ada suara dari 01 itu di dalam Situng tersebut itu berbeda dengan scan TPS C1 yang sebagai lampiran," kata pelapor, Hanfi Fajri, di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Selasa (30/4/2019).

Selain itu, pada scan formulir C1 yang diunggah dalam Situng, didapati beberapa formulir C1 yang dicoret-coret.

Halaman
1234
Penulis: Teddy M (tea)
Editor: teddymalaka
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved