Staf KPU yang Bertugas Uploud Data ke SITUNG Curhat Sindir Tukang Fitnah dan Penyebar Hoax

Curhat Staf KPU yang Bertugas Uploud Data ke SITUNG, Sindir Tukang Fitnah dan Penyebar Hoax

Staf KPU yang Bertugas Uploud Data ke SITUNG Curhat Sindir Tukang Fitnah dan Penyebar Hoax
Facebook/Muh Heri Suryono
Staf KPU Kulon Progo 

Sehingga, hasil pemeriksaan tersebut bakal berlanjut pembacaan kesimpulan akhir atau putusan yang ditetapkan Bawaslu.

"Oh, untuk laporan 07 (Situng) itu nanti sudah tahap kesimpulan ya!

Sidang dilanjutkan Senin pukul 10.00 WIB," jelasnya di Gedung Bawaslu, MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019).

Berbeda dengan laporan kedua 008/LP/PP/ADM/RI/00.00/V/2019 dugaan pelanggaran administrasi pemilu terkait quick count atau lembaga hitung cepat, rencananya sidang lanjutan berlangsung besok, Jumat (10/5/2019).

Hal ini dikarenakan, pihak terlapor yaitu KPU masih perlu melengkapi berkas-berkas pendukung untuk dilampirkan di sidang. Berkas-berkas tersebut adalah daftar lembaga survei yang telah menerima sertifikasi dari KPU.

Untuk diketahui, ada 40 lembaga yang memang tersertifikasi atau diakui oleh KPU. Sebelumnya, ada 44 lembaga survei yang mendaftar secara resmi namun empat diantaranya tidak memenuhi syarat.

"Jumlahnya 44 yang mendaftar, ditolak 4. Nanti kami bisa minta dokumennya.

Sepanjang yang menyerahkan berkas sampai saat ini dari 44 baru 13 itu yang bisa kami serahkan (besok). Sisanya, masih proses," ujar anggota Tim Badan Hukum KPU Setya Indra Arifin.

Dengan begitu, sidang terkait laporan dugaan pelanggaran administrasi pemilu terkait quick count bakal dilanjutkan Jumat (9/5/2019) pukul 14.00 di ruang sidang Bawaslu RI, MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Agendanya mendengarkan keterangan dari KPU maupun pihak-pihak yang terkait. (bangkapos.com/TeddyMalaka/kompas.com/Bawaslu)

Penulis: Teddy M (tea)
Editor: teddymalaka
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved