Selamatkan Sapi yang Bakal Disembelih, Petugas Damkar Rela Berjibaku di Kubungan Tinja

Mereka tidak hanya berjibaku menjinakkan si jago merah, tetapi petugas Damkar Solo juga melakukan tugas lain yang cukup unik.

Selamatkan Sapi yang Bakal Disembelih, Petugas Damkar Rela Berjibaku di Kubungan Tinja
Posbelitung/Yuranda
Ilustrasi petugas damkar 

POSBELITUNG.CO-- Banyak kisah unik di balik perjuangan para petugas pemadam kebakaran (damkar).

Mereka tidak hanya berjibaku menjinakkan si jago merah, tetapi petugas Damkar Solo juga melakukan tugas lain yang cukup unik.

Di antaranya menyelamatkan sapi milik warga yang terjun di instalasi pengolahan limbah (IPAL) tinja sedalam 1,5 meter lebih sejak pukul 02.00 WIB saat akan disembelih di Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Solo.

Kepala Dinas Damkar Solo, Gatot Sutanto menuturkan, evakuasi milik warga yang terjun di saluran IPAL tinja itu menjadi yang pertama dilakukan oleh petugas, selain melaksanakan kewajiban memadamkan si jago merah.

"Jadi sapi tersebut masuk ke penampungan tinja cukup dalam," tuturnya kepada TribunSolo.com, Sabtu (11/5/2019).

"Kami dihubungi oleh warga siang, lantas petugas meluncur ke lokasi untuk evakuasi," jelasnya menerangkan.

Petugas tengah menyelamatkan sapi milik warga di Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Solo, Sabtu (11/5/2019)
Petugas tengah menyelamatkan sapi milik warga di Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Solo, Sabtu (11/5/2019) ((TribunSolo,com/Asep Abdullah Rowi))

Tanpa pikir panjang, sapi yang sudah terjebak di dalam kubangan limbah tersebut diselamatkan dramatis selama beberapa jam oleh sejumlah petugas Damkar Solo.

"Teman-teman Satriya Biru (sebutan petugas Damkar) berjibaku di dalam kubangan lumpur tinja sampai ada yang copot seragam demi menyelamatkan sapi," ungkapnya.

Beruntung lanjut Gatot, sapi telah kelelahan karena sebagian badannya terbenam di lumpur itu bisa dievakuasi oleh petugas.

"Karena medan yang sulit, kami tidak bisa menggunakan alat mekanis sehingga harus manual," jelasnya.

"Tapi baru bisa sore menjelang Maghrib baru bisa di evakuasi, Alhamdulillah masih hidup," ujar dia.

Halaman
123
Editor: nurhayati
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved