Komentar Hendropriyono Atas Pernyataan Prabowo yang Menganggap Dirinya Rasis

Hendro mengatakan, warga negara Indonesia keturunan Arab selama ini mendapat tempat yang terhormat di masyarakat.

Komentar Hendropriyono Atas Pernyataan Prabowo yang Menganggap Dirinya Rasis
KOMPAS.com/ MOH NADLIR
Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Abdullah Makhmud Hendropriyono dalam acara penetapan partainya sebagai peserta Pemilu 2019 dengan nomor urut 20. Penetapan peserta dan nomor urut PKPI sebagai peserta Pemilu mendatang tersebut digelar dalam rapat pleno terbuka KPU RI di Kantor KPU RI, Jakarta, Jumat (13/4/2018). 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Hendropriyon, angkat bicara soal pernyataannya yang dianggap rasis oleh sejumlah pihak, termasuk oleh calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Hendropriyono mengatakan, banyak pihak salah menafsirkan pernyataannya karena tidak dikutip oleh media secara penuh.

"Saya kira karena yang dibaca kan orang-orang itu hanya kata-kata, tidak kalimat penuh," kata Hendropriyono usai buka puasa bersama di rumah Ketua DPR Bambang Soesatyo, Senin (13/5/2019) malam.

Ia menjelaskan konteks pernyataannya yang dianggap rasis itu.

Hendropriyono mengatakan, warga negara Indonesia keturunan Arab selama ini mendapat tempat yang terhormat di masyarakat.

Oleh karena itu, ia meminta warga keturunan Arab untuk bisa menjaga kedamaian.

"Tolong lah kalau berada di posisi yang terhormat betul-betul bisa membawa rakyat dan masyarakat, bangsa kita, ini ke arah ketenangan, yang rasanya terayomi supaya enak beribadah, enak bekerja, enak menuntut ilmu, enak mencari makan, dan lain-lain," kata dia.

"Jangan diteriak-teriaki untuk revolusi. Untuk perang, untuk saling membunuh. Nanti kan yang saling membunuh rakyat kecil. Yang tersesat karena pikirannya sudah 100 persen percaya, karena yakin kepada orang yang dia hormati," tambah mantan Ketua Umum PKPI ini.

Prabowo Subianto sebelumnya mengkritik pernyataan Hendropriyono terkait tokoh petinggi Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Martak.

Prabowo Subianto berpendapat bahwa pernyataan tersebut bersifat rasialis dan berpotensi mengadu domba serta memecah belah masyarakat.

"Pernyataan Saudara AM Hendropriyono yang menyinggung masalah keturunan warga negara Indonesia di mana kami melihat bahwa pernyataan tersebut bersifat rasis dan berpotensi untuk mengadu domba dan pecah belah antara anak bangsa," ujar Prabowo saat menggelar konferensi pers di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (8/5/2019).

Prabowo Subianto mengaku prihatin dengan pernyataan Hendropriyono karena dianggap sebagai bentuk ancaman.

Di sisi lain, pernyataan itu juga dilontarkan oleh seseorang yang dekat dengan kekuasaan. (Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dianggap Rasis oleh Prabowo, Ini Penjelasan Hendropriyono",

Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved