Pemilu 2019

Sandiaga Uno Nilai Pelaksanaan Pilpres 2019, Pemilu Paling Mematikan Sepanjang Sejarah.

Sandiaga Uno menyebut pelaksanaan Pilpres 2019 pemilu paling mematikan sepanjang sejarah.

Sandiaga Uno Nilai Pelaksanaan Pilpres 2019, Pemilu Paling Mematikan Sepanjang Sejarah.
Tribunnews/Jeprima
Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo dan Maaruf Amin bersama Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno saat mengikuti acara Debat Pertama Capres dan Cawapres di Gedung Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). Debat Pertama ini mengangkat isu Hukum, HAM, Korupsi dan Terorisme. 

Mengutip Kompas.com, Selasa (14/5/2019), berdasarkan data terbaru Kementerian Kesehatan (Kemenkes), sebanyak 485 petugas KPPS yang dilaporkan meninggal dunia.

Sementara untuk petugas yang sakit tercatat sebanyak 10.997 orang.

Petugas KPPS yang meninggal kebanyakan berusia di atas 50 hingga 70 tahun.

Berdasarkan keterangan Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek, penyebab kematian paling banyak dari petugas KPPS adalah kardiovaskular alias jantung dan pembuluh darah.

"Kasus kematian (petugas KPPS) 53 persen disebabkan oleh penyakit kardiovaskular. Ada termasuk di dalamnya stroke, hipertensi," ujar Nila saat konferensi pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Penyebab kematian terbesar kedua, yakni gagal pernafasan, satu di antaranya adalah asma.

Sementara yang ketiga adalah kecelakaan kerja, yakni sebesar 9 persen.

"Kecelakaan ini cukup tinggi ya," ujar Nila.

Selanjutnya, kematian petugas KPPS juga disebabkan oleh sakit gagal ginjal, diabetes melitus dan liver.

Namun dijelaskan menkes, data-data tersebut masih belum terkumpul seluruhnya.

Data yang Nila ungkap tersebut baru didasarkan pada laporan 25 provinsi.

(TribunWow.com/Ananda Putri Octaviani)

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Banyak Petugas KPPS Meninggal, Sandiaga Uno : Pemilu Paling Mematikan Sepanjang Sejarah

Editor: nurhayati
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved