10 Tahun Jadi Budak Seks, Mahasiswi Pintar di Surabaya Tak Kuasa Menolak Ajakan Ayahnya

"Kalau tidak menuruti perbuatannya, akan dipukuli. Terdakwa juga membatasi pergaulan anaknya ini," kata jaksa Riny seusai sidang.

10 Tahun Jadi Budak Seks, Mahasiswi Pintar di Surabaya Tak Kuasa Menolak Ajakan Ayahnya
Kompas Regional
Ilustrasi mahasiswi korban pemerkosaan yang dilakukan ayahnya. 

POSBELITUNG.CO, SURABAYA - Ali Murahman hanya tertunduk selama menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (16/5/2019).

Dia adalah ayah yang tega mencabuli AF, anaknya sendiri selama 10 tahun ini.

Ali harus berhadapan dengan majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya.

AF, sudah dicabuli dan dijadikan budak seks oleh ayah kandungnya sendiri selama 10 tahun di rumahnya, di Jalan Karangasem, Surabaya.

Perempuan yang kini berusia 23 tahun itu dicabuli ketika dirinya berusia 13 tahun, hingga AF menjadi mahasiswi sebuah perguruan tinggi negeri (PTN) di Surabaya.

Ali Murahman hanya tertunduk selama menjalani sidang di PN Surabaya atas kasus asusila, Kamis, (16/5/2019).
Ali Murahman hanya tertunduk selama menjalani sidang di PN Surabaya atas kasus asusila, Kamis, (16/5/2019). (TRIBUNMADURA/SYAMSUL ARIFIN)

Pengakuan itu disampaikan AF saat dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan, di Pengadilan Negeri Surabaya.

Jaksa penuntut umum (JPU) Riny NT menyatakan, AF juga mengaku, perlakuan biadab itu dilakukan ayahnya yang berusia 54 tahun kadang menggunakan kondom, kadang tidak.

AF tidak bisa menolak karena Ali selalu mengancamnya.

"Kalau tidak menuruti perbuatannya, akan dipukuli. Terdakwa juga membatasi pergaulan anaknya ini," kata jaksa Riny seusai sidang.

Ali Murahman terakhir menyetubuhi anak kandungnya tersebut pada 21 Januari 2019 lalu.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved