Advertorial

Bupati Belitung Jajal Kayak di Ancol

Acara yang berlangsung di Pantai Ancol, ditandai dengan penyerahan tongkat dayung oleh Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto kepada Bupati Sanem

Bupati Belitung Jajal Kayak di Ancol
istimewa
BUPATI Belitung H Sahani Saleh (Sanem) menjajal Kayak dalam kick off Belitong Geopark Internasional Stand Up Paddle and Kayak Marathon 2019, Sabtu (18/5/2019). 

POSBELITUNG.CO - Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) menjajal Kayak dalam kick off Belitong Geopark Internasional Stand Up Paddle and Kayak Marathon 2019, Sabtu (18/5/2019).

Acara yang berlangsung di Pantai Ancol, Jakarta Utara ditandai penyerahan tongkat dayung oleh Dirut Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Agus Susanto kepada Bupati Sanem. Ini lantaran Belitung merupakan tuan rumah event yang akan berlangsung 2-4 Agustus mendatang di Pantai Tanjungkelayang.

Penyerahan tongkat dayung juga sekaligus pelepasan peserta “night paddling”. Sanem kemudian mendayung kayak bak atlet profesional di perairan Ancol sejauh 4 kilometer (km).

“Dulu sebelum menjadi bupati, mengayuh kayak ini sudah jadi rutinitas saya karena dulunya kami seorang nelayan yang hanya menggunakan kayak tradisional saja,” kata Sanem.

Selain berkayak, pada kesempatan tersebut Sanem pun menjadi narasumber dalam bincang santai kick off stand up paddle dan kayak marathon.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung H MZ Hendra Caya serta Ketua DPRD Kabupaten Belitung Taufik Rizani.

Demikian juga jajaran Forkopimda Belitung, antara lain Kapolres AKBP Yudhis Wibisana, Danlanud H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan Letkol Pnb Akal Juang, Dandim Letkol Inf Indra Padang, dan Kajari Ali Nurudin.

“Kami berharap ini akan membuat pariwisata Belitung lebih booming ke depan, lebih dikenal dunia, dan menarik semua event internasional ke Belitung. Event kayak ini sudah dua kali digelar di Belitung. Kami harap kayak dan stand up paddle ini dapat menjadi unggulan,” ujar Sanem.

Terutama, lanjutnya, menjadikan kayak marathon menjadi ciri khas Belitung yang menjadi agenda rutin tahunan berskala internasional. Ke depan wisatawan mengetahui ketika ingin berwisata dan bermain kayak marathon, tahunya Belitung.

“Jadi kita harus ciptakan hal seperti itu, supaya bisa menarik berbagai wisatawan,” ucap Sanem.

Sementara, Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan, pihaknya sebagai pendukung dapat berpartisipasi memajukan potensi pariwisata Indonesia. Ini sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat, khususnya pekerja hingga olahragawan akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“BPJSTK saat ini memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja, termasuk di dalamnya para atlet, pekerja formal, pekerja informal seperti nelayan, pedagang dan lain sebagainya,” kata dia.

Secara keseluruhan, tambahnya, peserta yang ikut pada event ini ditargetkan sebanyak 250-300 peserta dari berbagai kategori. Baik itu kayak marathon, stand up paddle, dan kanoe tradisional.

“Rencana ini akan dibuat sebagai agenda tahunan untuk mendorong wisata bahari Indonesia sekaligus mendukung penetapan Belitong sebagai Unesco Global Geopark (UGG) 2020. Kami berharap dengan adanya kompetisi ini di Belitung, dapat memperkenalkan Belitung lebih luas lagi kepada dunia internasional, sekaligus juga meningkatkan perekonomian positif masyarakat Belitung melalui sport tourism event,” beber Agus. (adv/tas)

Editor: fitriadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved